Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim telah mendapatkan komitmen dari Iran bahwa negara tersebut tidak akan mengembangkan senjata nuklir.
Pernyataan itu disampaikan pada Senin (1/6/2026) di tengah upaya AS mengirimkan draf proposal perdamaian baru yang lebih ketat untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah.
>>> ECB Waspadai Dampak Inflasi Global Akibat Konflik Iran
“Satu-satunya jaminan yang harus saya miliki adalah tidak boleh ada senjata nuklir. Mereka telah menyetujuinya, dan itu sangat menarik,” ujar Trump dalam wawancara dengan Fox News.
Meski Trump optimistis, situasi di lapangan masih menunjukkan hambatan. Iran tetap meminta pencairan aset senilai US$ 12 miliar yang dibekukan sebelum memulai dialog substantif.
Pemerintah Iran juga membantah klaim sepihak terkait pemusnahan cadangan uranium mereka dan menyebutnya tidak berdasar.
Ketegangan di Timur Tengah
Kondisi di Selat Hormuz masih menemui kebuntuan dalam negosiasi pembukaan jalur perdagangan laut internasional. Sementara itu, ketegangan militer meningkat di perbatasan Israel-Lebanon.
>>> Harga Emas Dunia Melemah 1 Juni 2026 Akibat Penguatan Dolar AS dan Kenaikan Minyak
Pasukan Israel disebut telah merangsek lebih dari 30 kilometer ke wilayah Lebanon setelah melewati Sungai Litani untuk menyasar kelompok Hizbullah.
Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam mengkritik keras langkah militer Israel yang dinilai menerapkan kebijakan bumi hangus.
Agresi ini membuat kesepakatan gencatan senjata yang diumumkan sejak April lalu semakin rapuh.
>>> Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Diusulkan Prioritaskan Daerah Tambang Nikel
Tekanan diplomatik kini berpusat pada Trump untuk segera menyelesaikan kesepakatan demi menstabilkan harga minyak dunia. Namun, Trump memilih bersikap tenang dalam mengambil langkah diplomasi selanjutnya.
“Saya tidak terburu-buru. Perlahan tapi pasti kita mendapatkan apa yang kita inginkan.
Jika tidak, kita akan menempuh cara yang berbeda,” tegas Trump, mengisyaratkan opsi militer masih terbuka.
Komunikasi antara AS dan Iran masih diwarnai perbedaan pendapat mengenai poin-poin utama dalam draf perjanjian, termasuk urusan kedaulatan atas Selat Hormuz.
>>> Pemerintah Beri Insentif PPh 0% untuk Eksportir yang Simpan DHE SDA di Dalam Negeri
Bagi Iran, penghapusan sanksi ekonomi dan pengakuan pengaruh regional merupakan syarat mutlak yang tidak dapat ditawar.