⌂ Beranda News Harga Emas Dunia Melemah 1 Juni 2026 Akibat Penguatan Dolar AS dan Kenaikan Minyak

Harga Emas Dunia Melemah 1 Juni 2026 Akibat Penguatan Dolar AS dan Kenaikan Minyak

Harga Emas Dunia Melemah 1 Juni 2026 Akibat Penguatan Dolar AS dan Kenaikan Minyak
Grafik harga emas menguat didukung analis Wall Street
A A Ukuran Teks16px

Harga emas di pasar global mencatatkan penurunan pada perdagangan Senin (1/6/2026). Pelemahan ini dipicu oleh penguatan dolar AS dan kenaikan harga minyak mentah dunia.

Berdasarkan data pasar, harga emas spot turun 0,43% ke posisi US$ 4.519,9 per ons troi.

>>> Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan pada 1 Mei 2026

Kontrak berjangka emas AS juga merosot 0,95% menjadi US$ 4.549,12 per ons troi.

Penguatan dolar AS menjadi faktor utama yang menekan emas. Greenback yang menguat membuat emas lebih mahal bagi investor dengan mata uang lain, sehingga menekan permintaan.

Pelaku pasar saat ini mencermati dinamika politik luar negeri AS. Mereka menanti keputusan Presiden Donald Trump mengenai perpanjangan gencatan senjata dengan Iran.

>>> Apple Hadirkan Tiga Lini MacBook dengan Spesifikasi Berbeda

Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan pasukannya bergerak lebih jauh ke Lebanon untuk menghadapi Hezbollah.

Di sisi lain, harga minyak dunia melonjak lebih dari 2% pada perdagangan Senin. Kenaikan ini memicu kecemasan inflasi yang dapat memengaruhi kebijakan moneter The Fed.

Respons Pejabat The Fed

Wakil Ketua The Fed untuk Pengawasan, Michelle Bowman, menyatakan dampak konflik Timur Tengah terhadap ekonomi global masih dipantau.

Namun, situasi itu berisiko membuat inflasi tetap tinggi dan memerlukan kebijakan moneter lebih ketat.

>>> Aktivitas Melempar Barang Bantu Stimulasi Motorik Balita

Presiden The Fed Bank of Philadelphia, Anna Paulson, menilai kebijakan moneter saat ini sudah cukup ketat. Kebijakan tersebut dinilai sesuai untuk mengantisipasi ketidakpastian ekonomi dan tekanan inflasi.

Aktivitas pasar fisik emas di India masih sepi karena harga tinggi dan bea masuk. Di China, premi emas menyempit akibat investor yang berhati-hati.

Spekulan emas meningkatkan posisi beli bersih sebanyak 2.544 kontrak. Total posisi beli bersih menjadi 96.931 kontrak untuk pekan yang berakhir 26 Mei 2026.

>>> Intel Luncurkan Arc G-Series untuk Saingi AMD di Pasar Handheld Gaming

Pelaku pasar kini menanti rilis data ekonomi AS pekan ini, seperti indeks manufaktur ISM dan PMI manufaktur. Data tersebut diharapkan memberi indikasi arah kebijakan suku bunga The Fed.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru