⌂ Beranda News Donald Trump Tawarkan Diri Tampil di Washington Usai Pembatalan Seniman

Donald Trump Tawarkan Diri Tampil di Washington Usai Pembatalan Seniman

Donald Trump Tawarkan Diri Tampil di Washington Usai Pembatalan Seniman
Donald Trump berpidato di Washington DC
A A Ukuran Teks16px

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menawarkan dirinya sebagai alternatif penampilan setelah gelombang pembatalan oleh para seniman yang dijadwalkan tampil di Washington.

Acara tersebut adalah perayaan ulang tahun ke-250 negara itu pada Sabtu (30/5/2026).

>>> Adhisty Zara Resmi Menikah dan Hamil, Umumkan Kabar Bahagia Bersama Tsaqib

Gelombang pembatalan penampilan dalam acara Freedom 250 di National Mall memicu respons langsung dari sang presiden.

Melalui unggahan di media sosial, Trump menyatakan rencana untuk membawa pertunjukan lain sebagai pengganti para pengisi acara yang mundur.

"Saya sedang mempertimbangkan untuk membawa Atraksi Nomor Satu ke mana pun di Dunia," tulis Donald Trump.

Pernyataan tersebut dilanjutkan dengan kritik terhadap para musisi yang membatalkan kehadiran mereka.

Trump juga berencana menyampaikan pidato besar bagi negara.

"Menggantikan para 'Seniman' kelas tiga yang dibayar mahal ini, dan memberikan pidato besar, menggalang negara maju seperti yang telah saya lakukan sejak menjadi Presiden!"

kata Trump.

>>> Jepang vs Islandia: Uji Coba Terakhir Samurai Biru Sebelum Piala Dunia 2026

Setidaknya lima dari sembilan penampil mengundurkan diri dari perayaan yang dimulai 25 Juni itu karena menilai acara tersebut bermuatan politis.

Trump kemudian menambahkan bahwa para pengisi acara merasa tegang karena jadwal yang keliru dalam pandangan mereka.

"Merasa gugup karena harus tampil pada hari Rabu," kata Trump.

Sebagai gantinya, mantan presiden tersebut menginstruksikan perwakilannya untuk mempersiapkan acara tandingan di lokasi yang sama.

"Jadi, dengan salinan KEBENARAN ini, saya memerintahkan perwakilan saya untuk mempertimbangkan kemungkinan mengadakan Reli AMERICA IS BACK pada hari Rabu, Washington, D.

C. , waktu dan lokasi yang sama," tulis Trump.

Kelompok penyelenggara Freedom 250 mengonfirmasi bahwa presiden merupakan sosok utama di balik konsep acara perayaan ini.

>>> Timnas Panama Uji Coba Lawan Brasil di Maracaná Jelang Piala Dunia 2026

Pihak panitia mengumumkan pelaksanaan upacara pembukaan akan dimulai lebih awal pada hari Rabu, 24 Juni.

Perwakilan panitia menjelaskan bahwa acara dirancang menyerupai pameran besar yang menampilkan berbagai atraksi udara dan musik.

"Pameran Dunia," ujar Danielle Alvarez, Juru Bicara.

Rencana kehadiran Trump di ruang terbuka ini muncul di tengah catatan ketat pengawalan keamanannya setelah insiden penembakan pada kampanye terdahulu.

Sejumlah artis seperti Martina McBride dan The Commodores dipastikan batal tampil, sementara beberapa nama lain memilih bertahan.

Salah satu musisi yang tetap hadir menegaskan bahwa keterlibatannya tidak berkaitan dengan unsur politik.

"Bukan platform politik," kata Vanilla Ice, Penyanyi.

>>> Perbedaan Cold Brew dan Kopi Panas untuk Kesehatan Lambung

Hingga saat ini, pihak Istana Kepresidenan Amerika Serikat belum memberikan pernyataan resmi lanjutan terkait rencana reli tersebut.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru