⌂ Beranda News Kak Kev Ungkap Tekanan Media Sosial Lewat Film Monster Pabrik Rambut

Kak Kev Ungkap Tekanan Media Sosial Lewat Film Monster Pabrik Rambut

Kak Kev Ungkap Tekanan Media Sosial Lewat Film Monster Pabrik Rambut
Kak Kev dalam film Monster Pabrik Rambut
A A Ukuran Teks16px

Kreator konten Luqman Hakim, yang dikenal sebagai Kak Kev, mengungkapkan kerasnya tekanan eksistensi di media sosial.

Ia merasa beban itu mirip dengan nasib buruh pabrik dalam film debutnya, Monster Pabrik Rambut.

>>> Pemprov DKI Bebaskan Sanksi Pajak Kendaraan Mulai 1 Juni 2026

Pernyataan itu disampaikan dalam acara di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Senin, 1 Juni 2026.

Menurut Kak Kev, tuntutan dari audiens untuk terus konsisten mengunggah konten membuatnya kehilangan arah. Hal itu serupa dengan karakter Tohar yang ia perankan sebagai buruh PT Raga Abadi.

“Tohar juga mengalami nasib yang sama dengan pekerja-pekerja lainnya. Dia bingung apakah dia masih punya mimpi di luar sana,” ujar Kak Kev.

Ia menambahkan bahwa sistem kerja yang buruk dalam film mencerminkan kehidupan nyata yang ia hadapi saat mengelola platform digital.

“Dia (Tohar) sampai lupa dia tujuannya di sini untuk apa, karena dia berada di dalam sistem yang sangat lama dan semakin hari semakin buruk,” ucap Kak Kev.

>>> Iran Pulihkan Produksi Gas di Tiga Platform Lepas Pantai South Pars

Luqman Hakim menilai situasi depresi akibat tuntutan pekerjaan tidak hanya menimpa dirinya, tetapi juga banyak rekan seprofesi.

“Dan ya, itu juga terjadi mungkin banyak dirasakan oleh teman-teman atau mungkin saya pribadi ternyata juga merasakan,” lanjut Kak Kev.

Ia menjelaskan bahwa tuntutan publik untuk mempertahankan nilai dan eksistensi sebagai pembuat konten muncul tanpa henti setiap hari.

“Ternyata saya sebagai seorang konten kreator juga merasakan, oh ternyata saya juga dituntut oleh eksistensi, oleh value yang selalu dituntut sama, bahkan lebih setiap harinya,” jelas Kak Kev.

Ia mencontohkan, para pengikutnya di media sosial sering menagih konten baru melalui pesan langsung.

>>> Pemerintah Cairkan Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Secara Bertahap

“Terus juga dari audiens yang selalu punya demand untuk, ‘Kev, kok hari ini gak upload ya?’

Itu tuh setiap hari selalu ada masuk ke DM Instagram saya,” kata Kak Kev.

Akibat desakan publik yang besar, ia mulai mempertanyakan dampak jangka panjang ekosistem digital terhadap kesehatan mentalnya.

“Apakah ini menjadi sistem yang lama-lama menjadi buruk untuk diri saya pribadi?” tanya Kak Kev.

Film Monster Pabrik Rambut mengangkat tema eksploitasi buruh dan teror misterius. Selain Kak Kev, film ini dibintangi Rachel Amanda, Lutesha, Iqbaal Ramadhan, Sal Priadi, dan Didik Nini Towok.

>>> Trimegah Sekuritas: DSI Mampu Perkuat Stabilitas Rupiah

Film yang mengisahkan penyelidikan kematian misterius seorang ibu oleh dua anak perempuannya itu dijadwalkan tayang di bioskop mulai 4 Juni 2026.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru