Tim nasional U19 Indonesia bersiap menghadapi Myanmar pada laga pembuka Grup A ASEAN U19 Championship 2026.
Pertandingan akan digelar di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, pada Senin (1/6/2026) pukul 20.00 WIB.
>>> BKN Resmi Buka Simulasi CAT Gratis untuk Persiapan CPNS 2026
Pelatih Nova Arianto membidik poin penuh demi mengamankan jalur menuju fase berikutnya. Kemenangan dalam pertandingan pertama ini dinilai krusial untuk mendongkrak mentalitas bertanding skuad Garuda Muda.
Indonesia yang datang dengan status juara bertahan dijadwalkan bakal bersua Timor Leste dan Vietnam pada laga-laga selanjutnya di fase grup.
Kendati diunggulkan, Nova Arianto mengingatkan anak asuhnya agar tidak memandang sebelah mata kekuatan Myanmar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim kepelatihan, kubu lawan telah melakoni persiapan intensif. Termasuk menggelar pemusatan latihan di Thailand dan berkompetisi di liga domestik kelompok umur yang lebih tinggi.
"Kami tetap melihat Myanmar menjadi sebuah tim yang sangat baik ya karena mereka juga melakukan pemusatan latihan di Thailand," ujar Nova Arianto.
Arsitek tim berusia 46 tahun tersebut menambahkan bahwa armada Myanmar memiliki kematangan bermain yang baik.
Hal itu diperoleh karena para pemain lawan mendapatkan menit bermain reguler di kompetisi luar.
>>> OECD: Subsidi Industri China Picu Distorsi Pasar Global
"Saya dengar dan saya yakin mereka sudah dipersiapkan dengan baik termasuk di tim U-19 Myanmar adalah bermain di kompetisi U-21 di Myanmar," imbuh Nova Arianto.
Fokus pada Setiap Pertandingan
Mengenai target keseluruhan di turnamen ini, Nova Arianto menegaskan fokus utamanya adalah menyelesaikan setiap pertandingan dengan hasil maksimal.
Ia enggan membiarkan anak asuhnya terdistraksi oleh urusan mempertahankan gelar juara sejak awal kompetisi.
"Iya, kalau target sekali lagi kalau saya selalu bicara di awal target saya adalah memenangkan setiap pertandingan," kata Nova Arianto.
Mantan pemain timnas Indonesia itu menambahkan bahwa posisi puncak podium hanyalah muara dari proses yang dilalui tim.
Evaluasi performa akan terus dilakukan secara bertahap dari satu laga ke laga berikutnya.
"Juara hanya menjadi target akhir kami terakhir tapi saya minta pemain bisa fokus di tiap pertandingan dan kami memenangkan di setiap pertandingan," lanjut Nova Arianto.
Tekanan sebagai juara bertahan edisi sebelumnya di Surabaya, saat Indonesia menekuk Thailand lewat gol tunggal Jens Raven, diharapkan tidak menjadi beban mental.
>>> Timnas Indonesia U-19 Hadapi Myanmar di Laga Perdana Piala AFF U-19 2026
Nova Arianto menginginkan para pemainnya tampil lepas tanpa tekanan yang berlebihan selama turnamen berlangsung.
"Dan kalau secara pribadi, pastinya saya ingin menjadi yang terbaik, tetapi saya tidak ingin membebani pemain sekali lagi, bagaimana saya hanya minta kepada pemain bisa menang di setiap pertandingan," ujar Nova Arianto.
Kompetisi ini juga dimanfaatkan sebagai tolak ukur untuk melihat sejauh mana perkembangan dan kualitas permainan timnas U19 Indonesia di level regional.
Skuad Garuda Muda dipastikan bakal mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya di lapangan.
"Sama seperti tadi disampaikan dari Vietnam, kita akan coba berikan 100% apa yang kita punya dan kita lihat kemampuan kita bisa sampai di mana," tutur Nova Arianto.
Fokus penuh kini dialihkan sepenuhnya untuk meredam ambisi Myanmar di laga perdana.
Langkah taktis ini diambil agar strategi permainan yang telah disiapkan dapat berjalan konsisten sebelum memikirkan persaingan dengan tim lain.
>>> Timnas MLBB Women Indonesia Juara CWI 2026 di Singapura
"Karena itu menjadi bahan evaluasi kami dan saya berharap pemain juga tidak terbebani dengan status kami yang sebagai tim juara bertahan, karena di awal saya bicara saya lebih suka mengikuti prosesnya bagaimana kita fokus dengan Myanmar dan selanjutnya Timor Leste dan Vietnam," tutup Nova Arianto.
