Oppo A55 5G sempat menjadi primadona saat dirilis awal 2021 sebagai ponsel 5G terjangkau. Memasuki 2026, kelayakannya kembali dipertanyakan.
Kemampuan perangkat ini sangat bergantung pada jenis aktivitas pengguna. Untuk kegiatan ringan seperti media sosial, chatting, streaming, dan navigasi, Oppo A55 5G masih sanggup diandalkan.
>>> Hindari Kebiasaan Ini agar Smartphone Tidak Cepat Rusak
Namun, beberapa sektor spesifikasinya mulai tertinggal dari kompetitor terbaru. Performa gaming berat dan kualitas kamera menjadi titik lemah utama.
Spesifikasi dan Performa
Oppo A55 5G ditenagai chipset MediaTek Dimensity 700 dengan fabrikasi 7nm. Prosesor ini memiliki dua inti Cortex-A76 2,2 GHz dan enam inti Cortex-A55 2,0 GHz.
Dulu chipset ini menjadi andalan di kelas menengah berkat efisiensi daya dan performa stabil. Oppo memadukannya dengan RAM 6GB dan memori internal 128GB.
Teknologi optimasi memori berbasis AI turut disematkan untuk meningkatkan multitasking. Namun, performa grafisnya tidak sebaik ponsel baru dengan chipset modern.
Layar dan Kamera Mulai Tertinggal
Penurunan daya saing paling terlihat di sektor visual. Oppo A55 5G menggunakan panel IPS LCD 6,5 inci resolusi HD+ dengan refresh rate 60Hz.
>>> Google Ajukan Izin Lepas 32 Juta Nyamuk Steril di AS
Spesifikasi ini kalah bersaing dengan ponsel entry-level 2026 yang rata-rata sudah Full HD+ dan refresh rate 120Hz atau panel AMOLED.
Sektor kamera juga kurang kompetitif.
Ponsel ini hanya mengandalkan sensor utama 13MP, kamera makro 2MP, dan depth sensor 2MP. Kamera depannya 8MP.
Hasil jepretan masih cukup untuk dokumentasi harian atau unggahan media sosial. Namun, kualitasnya di bawah standar ponsel modern yang kini didominasi sensor 50MP hingga 108MP dengan AI canggih.
>>> RBA Tahan Suku Bunga Acuan di 4,35 Persen, Respons Perlambatan Ekonomi
Baterai Jadi Nilai Jual Utama
Kapasitas baterai menjadi aspek terkuat Oppo A55 5G. Baterai 5.000 mAh diklaim mampu bertahan seharian penuh untuk pemakaian normal.
Konektivitas pengisian daya sudah menggunakan port USB-C. Sayangnya, fitur fast charging tidak tersedia, padahal sudah menjadi standar ponsel kelas bawah saat ini.
Harga Bekas di 2026
Saat pertama kali meluncur di Indonesia, Oppo A55 5G dibanderol sekitar Rp3,4 jutaan. Kini, unit baru sudah tidak tersedia di gerai resmi.
Konsumen hanya bisa menemukan perangkat ini dalam kondisi bekas. Harganya berkisar Rp1 juta hingga Rp1,8 juta tergantung kelengkapan, kondisi fisik, dan kesehatan baterai.
Ponsel ini tetap menarik bagi pembeli yang menginginkan konektivitas 5G dengan budget terbatas.
>>> Kesepakatan Damai Iran Belum Turunkan Harga Minyak Secara Instan
Namun, bagi yang memprioritaskan layar mulus, kamera tajam, dan performa gaming berat, banyak alternatif ponsel baru di rentang harga Rp1-2 jutaan.