Smartphone kini menjadi perangkat esensial untuk komunikasi, pekerjaan, hingga hiburan. Namun, kebiasaan keliru dalam pemakaian dapat memperpendek masa pakainya.
Dilansir dari Medcom, sejumlah kesalahan sederhana bisa memicu kerusakan sistem keamanan, penurunan fungsi baterai, serta komponen internal ponsel.
>>> Purbaya Yudhi Sadewa Bersihkan Silo Internal Kementerian Keuangan
Kebiasaan Pengisian Daya yang Berbahaya
Mengisi daya baterai sepanjang malam sering dilakukan demi kepraktisan.
Meski perangkat modern memiliki sistem pemutus arus otomatis, membiarkan daya di posisi 100 persen terlalu lama memicu degradasi baterai jangka panjang.
Risiko serupa muncul saat baterai dibiarkan habis total hingga 0 persen secara berulang. Baterai lithium-ion bekerja lebih optimal jika kapasitas dayanya dipertahankan pada rentang tertentu tanpa pengosongan total.
Penggunaan charger tiruan atau tanpa sertifikasi resmi juga membahayakan gawai. Charger berkualitas rendah kerap menghasilkan tegangan tidak stabil yang memicu panas berlebih dan merusak sirkuit.
>>> Kebiasaan Remeh Pengguna Internet Picu Lonjakan Kejahatan Siber di Indonesia
Aktivitas berat seperti bermain game atau menonton video saat ponsel dicas turut mempercepat kerusakan. Proses pengisian bersamaan dengan beban kerja berat membuat suhu internal meningkat drastis.
Perlindungan Fisik Perangkat
Paparan suhu ekstrem, baik terlalu panas maupun dingin, berdampak buruk pada komponen elektronik.
Meninggalkan ponsel di dalam mobil yang terparkir atau di bawah terik matahari langsung dapat mengacaukan fungsi baterai.
>>> Indosat Gandeng Adobe dan Kemenekraf Beri Akses Gratis Adobe Express Premium
Kerusakan fisik juga mengintai gawai tanpa pelindung layar atau casing tambahan. Tanpa proteksi luar, bodi dan layar lebih rentan retak atau tergores saat terjatuh.
Hindari menyimpan ponsel bersama benda logam seperti koin dan kunci. Gesekan konstan dengan material keras perlahan merusak estetika bodi serta layar.
Sistem Operasi dan Keamanan Data
Memori internal yang terisi penuh dapat memperlambat kinerja sistem operasi. Sistem membutuhkan ruang kosong untuk memproses data latar belakang dan menjalankan aplikasi secara lancar.
Penundaan pembaruan sistem operasi karena alasan kuota atau perubahan tampilan juga berisiko tinggi. Pembaruan software penting untuk menutup celah keamanan, memperbaiki bug, serta mengoptimalkan stabilitas perangkat.
>>> Biznet Fokus pada Kualitas Layanan untuk Dorong Pertumbuhan Pengguna
Ancaman malware meningkat jika pengguna mengunduh aplikasi dari platform tidak resmi. Aplikasi tanpa verifikasi berpotensi menyisipkan kode berbahaya yang mampu mencuri data pribadi atau merusak sistem operasi.