⌂ Beranda News Bebe Rexha Rilis Album Independen Perdana DIRTY BLONDE

Bebe Rexha Rilis Album Independen Perdana DIRTY BLONDE

Bebe Rexha Rilis Album Independen Perdana DIRTY BLONDE
Bebe Rexha merilis album DIRTY BLONDE
A A Ukuran Teks16px

Penyanyi multi-platinum Bebe Rexha meluncurkan album studio terbaru bertajuk DIRTY BLONDE pada 2026. Proyek ini menjadi catatan sejarah baru karena merupakan karya independen pertamanya.

Langkah ini diambil setelah ia resmi mengakhiri kerja sama dengan label besar Warner Music pada Januari 2026. Album ini memuat 13 lagu yang mencakup spektrum musik luas.

>>> Bank Dunia Prediksi Ekonomi Indonesia Berpotensi Tumbuh Hingga 5,4 Persen

Karya teranyar ini menyajikan kombinasi lagu dansa penuh energi hingga tembang bernuansa intim. Melalui proyek ini, Bebe Rexha mendapat ruang ekspresi bebas tanpa batasan kreatif.

“Album DIRTY BLONDE menjadi sangat monumental bagiku, lebih dari yang aku bayangkan. Membuat album ini mengingatkanku mengapa aku jatuh cinta dengan musik.

Aku memiliki kebebasan untuk mengikuti instingku, mengambil risiko, dan membuat sesuatu yang rasanya benar-benar milikku,” ujar Bebe Rexha dalam siaran pers.

“Album ini adalah aku yang sesungguhnya. Jujur, tanpa penyesalan, dan bebas,” ungkapnya.

Untuk mengarungi jalur barunya, ia menjalin kemitraan dengan EMPIRE sejak awal 2026. Kolaborasi tersebut memberikan kontrol penuh terhadap keputusan kreatif dan artistik yang ia inginkan.

Eksplorasi kebebasan langsung tersaji sejak trek pembuka Hysteria. Lagu yang dirilis perdana pada 3 April itu menyuguhkan vokal kuat berbalut ketukan techno.

>>> Gibran Rakabuming Raka Ingatkan Pelajar soal Penggunaan AI

Nuansa musikalitas bergeser lewat lagu Tokyo yang menjelajahi genre UK garage segar tanpa kehilangan karakteristik vokal aslinya.

Daya tarik utama album muncul melalui lagu New Religion, hasil kolaborasi dengan grup dance legendaris asal Inggris, Faithless.

Karya ini terinspirasi dari lagu ikonik Insomnia (1995).

“New Religion adalah kebebasanku di lantai dansa. Lagu ini tentang membebaskan diri dan larut dalam musik.

Saat aku menulisnya, aku sedang berada di titik buruk dalam hidupku dan menyadari bahwa musik adalah satu-satunya hal yang tidak pernah meninggalkanku,” ungkap Bebe.

>>> IHSG Menguat 17,09% dalam Sepekan, Aksi Jual Bersih Asing Capai Rp105 Miliar

“Ketika dentuman bass masuk, kamu bisa merasakannya di dada dan kembali merasa hidup. Aku berharap lagu ini membuat orang berdiri, berdansa, dan merasakan hidup kembali,” lanjutnya.

Nuansa berani dan spontan dihadirkan lewat lagu S. H.I.

T. , disusul sentuhan house funky eksperimental pada trek Çike Çike.

Menuju bagian akhir, suasana bertransformasi menjadi lebih introspektif melalui ketegangan emosional dalam lagu Time.

Sisi emosional berlanjut pada lagu bertema kerinduan The Way I Want You serta trek rapuh Nobody's There.

Sebagai penutup, ia berkolaborasi dengan produser David Guetta dalam lagu Sad Girls. Lagu ini diposisikan sebagai bentuk perayaan bagi individu yang berhasil mengubah kesedihan menjadi kekuatan baru.

>>> Studi Ungkap Ciri Kepribadian yang Hasilkan Banyak Uang

“Ini adalah momen kita mengakui rasa sakit kita dan memilih untuk tetap berdansa,” ungkap Bebe Rexha.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru