⌂ Home News Bank Dunia Prediksi Ekonomi Indonesia Berpotensi Tumbuh Hingga 5,4 Persen
News

Bank Dunia Prediksi Ekonomi Indonesia Berpotensi Tumbuh Hingga 5,4 Persen

Grafik pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026
Grafik pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026
A A Text Size16px

Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia berpotensi mencapai 5,4 persen pada tahun 2026. Angka ini naik dari proyeksi awal sebesar 5,0 persen.

Peningkatan tersebut dipicu oleh kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Meredanya konflik Timur Tengah mendorong penurunan harga minyak mentah dunia.

Faktor Pendorong Pertumbuhan

Bank Dunia dalam laporan Indonesia Economic Prospects edisi Juni 2026 menyebutkan beberapa asumsi dasar. Termasuk rata-rata harga minyak Brent US$ 94 per barel dan ketatnya kondisi moneter global.

Namun, setelah perdamaian, harga minyak Brent turun ke US$ 81 per barel. Penurunan ini menekan inflasi, menghemat subsidi energi, dan memperbaiki neraca perdagangan.

"Kondisi moneter global yang lebih menguntungkan juga dapat menurunkan biaya pinjaman dan meredam tekanan nilai tukar," jelas Bank Dunia.

Potensi pertumbuhan ekonomi diperkirakan naik 0,2–0,4 poin persentase.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan harga energi berpotensi memangkas kebutuhan subsidi. "Sehingga akan jauh berkurang (beban subsidi) dan ada ruang untuk memberi pembiayaan program-program lain," ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memperkirakan rata-rata harga minyak dunia turun ke US$ 83 per barel tahun ini.

Ruang fiskal yang lebih luas dapat mendanai program prioritas nasional.

Bank Dunia juga menekankan pentingnya reformasi struktural. Deregulasi hambatan usaha, koordinasi logistik, dan percepatan perjanjian perdagangan dapat mendongkrak ekonomi lebih tinggi.

"Hal-hal tersebut akan memperkuat kepercayaan investor dan membantu meningkatkan potensi pertumbuhan, bukan sekadar menopang permintaan," terang Bank Dunia.

Optimalisasi ruang fiskal dari peningkatan penerimaan komoditas disarankan untuk memperkuat cadangan fiskal. Dengan perbaikan iklim investasi, ekonomi Indonesia diprediksi tumbuh 5,2 persen pada 2027 dan 2028.

About the Author
📰 Latest Updates