⌂ Beranda News Bolehkah Berhubungan Suami Istri pada Malam 1 Suro? Ini Penjelasannya

Bolehkah Berhubungan Suami Istri pada Malam 1 Suro? Ini Penjelasannya

Bolehkah Berhubungan Suami Istri pada Malam 1 Suro? Ini Penjelasannya
Ilustrasi pasangan suami istri di malam 1 Suro
A A Ukuran Teks16px

Malam 1 Suro sering dikaitkan dengan berbagai mitos dan kepercayaan yang berkembang di masyarakat Jawa.

Salah satu pertanyaan yang muncul adalah bolehkah berhubungan suami istri pada malam sakral tersebut.

>>> BEI Suspensi Saham Fortune Indonesia Akibat Kenaikan Tidak Wajar

Menurut tradisi Jawa, malam 1 Suro dianggap sebagai momen sakral dan keramat. Masyarakat Jawa meyakini adanya pergeseran energi alam yang kuat pada malam itu.

Karena itu, muncul anjuran untuk melakukan "prihatin" atau menahan diri dari kesenangan duniawi. Tujuannya adalah untuk mawas diri dan fokus mendekatkan diri kepada Tuhan.

Pantangan berhubungan intim pada malam 1 Suro lahir dari anjuran spiritual lokal. Namun, tradisi ini bukan aturan baku yang mengikat semua orang secara universal.

>>> IHSG 15 Juni 2026 Ditutup Melonjak Lebih dari 4 Persen

Sudut Pandang Ajaran Agama

Dari sisi agama, khususnya Islam, tidak ada dalil atau aturan khusus yang melarang hubungan suami istri pada malam 1 Suro.

Malam 1 Suro pada hakikatnya adalah penanda sistem penanggalan yang bertepatan dengan Tahun Baru Hijriah.

Hubungan intim antara pasangan sah dinilai sebagai ibadah yang dihalalkan kapan saja. Larangan hanya berlaku saat istri haid atau waktu puasa di siang hari.

Dengan demikian, secara agama tidak ada larangan untuk berhubungan suami istri pada malam 1 Suro. Aktivitas tersebut diperbolehkan selama dilakukan dengan pasangan sah.

>>> Umat Islam Dianjurkan Membaca Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Hijriah

Sikap Terbaik untuk Pasangan

Keputusan untuk berhubungan intim pada malam 1 Suro kembali kepada kenyamanan dan keyakinan masing-masing pasangan.

Pasangan yang memegang teguh adat istiadat dapat memilih menunda hubungan intim demi menghormati tradisi.

Sebaliknya, bagi pasangan yang tidak terikat mitos tersebut, tidak ada bahaya medis maupun larangan agama yang membatasi kemesraan mereka.

>>> Saham BBRI Melesat 5,61 Persen Pasca Pengumuman Rencana Buyback

Jika lingkungan sekitar sangat menjunjung tinggi mitos ini, menghargai suasana dengan beralih ke aktivitas lain yang lebih tenang bersama pasangan bisa menjadi pilihan.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru