Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatat lonjakan harga signifikan pada perdagangan Senin (15/6/2026).
Berdasarkan data Bloomberg Technoz, saham BBRI ditutup menguat 5,61 persen ke level Rp3.010 per lembar.
>>> Belgia Hadapi Mesir di Laga Pembuka Grup G Piala Dunia 2026
Kenaikan ini memperkecil penurunan harga saham BBRI dalam sebulan terakhir menjadi 3,53 persen. Dalam sepekan, saham BBRI tercatat naik 9,85 persen.
Pada pembukaan perdagangan, BBRI berada di level Rp2.890. Sepanjang hari, harga bergerak di rentang Rp2.890 hingga Rp3.050.
Hingga pukul 14.30 WIB, nilai transaksi saham BBRI mencapai Rp1,47 triliun. Volume saham yang diperdagangkan sebanyak 495,25 juta lembar dengan frekuensi 72.533 kali.
>>> Yassin Kosasih Raih Podium di Mandalika Festival of Speed 2026 Meski Mobil Bermasalah
Buyback Jadi Katalis Positif
Penguatan saham BBRI dipicu pengumuman resmi rencana pembelian kembali saham (buyback) oleh perseroan.
Manajemen mengalokasikan dana maksimal Rp500 miliar untuk program buyback. Langkah ini diambil di tengah fluktuasi pasar yang signifikan.
>>> Omoway Resmi Luncurkan Motor Listrik Omo X di Tangerang
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa kebijakan buyback didasarkan pada kalkulasi internal. Manajemen menilai harga pasar saat ini belum mencerminkan nilai wajar BBRI.
"Kami menilai valuasi BBRI saat ini masih berada di bawah nilai wajarnya atau belum sepenuhnya merefleksikan kinerja dan potensi bisnis perseroan," ujar Dhanny.
Program buyback dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, mulai 12 Juni 2026 hingga 11 September 2026.
>>> Panduan Membaca Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam 1448 H
Melalui aksi korporasi ini, manajemen berharap memberikan sinyal positif kepada pasar dan investor mengenai stabilitas serta kekuatan kinerja perusahaan.