Microsoft Corporation terus menarik minat investor berkat pertumbuhan pesat arsitektur cloud-nya yang konsisten melampaui perkiraan Wall Street.
Perusahaan teknologi ini melaporkan total pendapatan sebesar $82,9 miliar untuk kuartal ketiga tahun fiskal 2026. Angka tersebut menandai kenaikan kuat 18% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
>>> CNX Resources Cetak Laba di Atas Ekspektasi Ditopang Rotasi Modal
Pencapaian itu berhasil melampaui proyeksi analis pasar yang sebelumnya memperkirakan pendapatan $81,29 miliar.
Segmen Cloud dan Azure Tumbuh Signifikan
Katalis utama pertumbuhan ini adalah segmen Microsoft Cloud yang membukukan pendapatan $54,5 miliar. Angka itu mencerminkan ekspansi tahunan sebesar 29%.
Azure dan layanan cloud pendamping mencatatkan tingkat pertumbuhan luar biasa sebesar 40%. Hal ini menunjukkan bahwa beban kerja perusahaan secara bertahap beralih ke ekosistem korporat Microsoft.
>>> Gugatan Email Menyesatkan terhadap Skechers Dilanjutkan ke Pengadilan
Profitabilitas keuangan juga mengalami peningkatan signifikan. Laba bersih naik 23% menjadi $31,8 miliar.
Laba per saham diluted GAAP mencapai $4,27, mengalahkan estimasi konsensus pasar sebesar $4,05.
>>> Laporan Laba Nvidia Jadi Penentu Arah Rally Saham Semikonduktor
CEO Satya Nadella mengungkapkan bahwa tingkat pendapatan tahunan bisnis AI korporat kini telah melampaui $37 miliar. Angka itu melonjak 123% dibandingkan tahun sebelumnya.
Adopsi pengguna terhadap alat AI juga menunjukkan momentum positif. Jumlah kursi berbayar untuk Microsoft 365 Copilot naik menjadi lebih dari 20 juta.
Angka tersebut mencerminkan peningkatan 33% secara berurutan dari 15 juta pengguna yang tercatat tiga bulan sebelumnya.
>>> Utang Rumah Tangga AS Turun 339 Miliar Dolar pada Kuartal I 2026
Selain itu, kewajiban kinerja komersial yang tersisa melonjak 99% menjadi $627 miliar.