⌂ Beranda News JPEGMAFIA Rilis Album Eksperimental 25 Lagu Jelang Tur Musim Gugur

JPEGMAFIA Rilis Album Eksperimental 25 Lagu Jelang Tur Musim Gugur

JPEGMAFIA Rilis Album Eksperimental 25 Lagu Jelang Tur Musim Gugur
Sampul album Experimental Rap oleh JPEGMAFIA
A A Ukuran Teks16px

JPEGMAFIA merilis album studio solo terbarunya, Experimental Rap, pada Kamis, 21 Mei 2026, melalui AWAL.

Album ini berisi 25 trek yang seluruhnya diproduksi, dicampur, dan ditulis sendiri oleh sang musisi.

>>> Saham Apple Melonjak Usai Laba Kuartalan Melampaui Ekspektasi

Peluncuran dilakukan lebih awal dari siklus rilis Jumat pada umumnya. Ini menjadi pernyataan solo pertamanya sejak album sebelumnya, I LAY DOWN MY LIFE FOR YOU.

Album ini hanya menampilkan satu bintang tamu, yaitu Buzzy Lee pada lagu "Bridges on Fire". Sebelumnya, JPEGMAFIA telah merilis singel awal seperti "babygirl", "War Over Land", dan "¥ (Yen)".

Video musik untuk "¥ (Yen)" turut dirilis bersamaan dengan album. Belakangan, JPEGMAFIA juga aktif sebagai produser untuk Kanye West, BTS, Maxo Kream, dan Denzel Curry.

Menjelang perilisan album, muncul ketegangan di media sosial ketika Earl Sweatshirt mengkritik arah musik JPEGMAFIA melalui unggahan Instagram.

Ia menyebut musik tersebut "gnarled, rough, and ugly".

JPEGMAFIA menanggapi persepsi publik terhadap dirinya dan membahas perkembangan kariernya saat berbicara tentang jadwal pertunjukan mendatang. "People have this idea of me, but it's a projected image," ujarnya.

Ia sebelumnya menyatakan penolakan terhadap liputan media korporat dan meminta beberapa publikasi besar berhenti memberitakan aktivitasnya. "pitchfork, gq, anna wintor, conde nast media," tulisnya.

JPEGMAFIA juga mengenang latar belakang musik awalnya saat merenungkan perjalanannya menuju pentas di Wembley Stadium akhir bulan ini.

"screaming Numb like an asshole," katanya.

Album Penuh Referensi dan Kontroversi

Album ini memuat beragam konten lirik dan struktur trek yang khas, termasuk "The Ghost of Emmett Till", "Since I Met Ye", "No Strippers In Heaven", "Meet the Dealers", "His Will", "Lights", "The 1st Amendment", "Mask On", dan "Chat".

Dalam ulasan oleh Shatter the Standards, disebutkan baris-baris spesifik dalam "Pop this Heat" yang memadukan sampel gospel dengan pola ritme intens.

"Man, these niggas so sweet, man, these hoes so weak, he ain't gon' pop this heat, he don't have hands or feet," demikian liriknya.

>>> Enphase Energy Catat Pendapatan Kuartal I 2026 di Atas Ekspektasi Pasar

Lagu "Meet the Dealers" memuat elemen pertunjukan kolaboratif dan pernyataan kompetitif. "there's no one who competes with me," tegas JPEGMAFIA.

Komposisi ini juga menampilkan kontribusi dari rekan kreatif sebelumnya serta referensi lirik yang khas.

"making the same fucking song for the last twenty fucking years," ujarnya dalam salah satu bagian.

Struktur baitnya memadukan tema fisik dan intelektual. "Literary or the physical, I send a man both," katanya.

Shatter the Standards menyoroti urutan lirik pada "head" yang menanggapi interpretasi kritis terhadap musiknya.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru