Elf Beauty memproyeksikan penjualan dan laba tahunan di bawah ekspektasi pasar pada Rabu, 20 Mei. Hal ini dipicu oleh kenaikan harga minyak terkait konflik yang melibatkan Iran.
Perusahaan kosmetik tersebut memperkirakan potensi dampak finansial sebesar $15 juta hingga $20 juta untuk tahun fiskal 2027. Biaya geopolitik ini tidak dimasukkan dalam panduan keuangan perusahaan.
>>> Michael Burry Jadikan PayPal Pilihan Utama di Portofolio 2026
Proyeksi Penjualan dan Laba
Penjualan bersih untuk tahun penuh diperkirakan berkisar antara $1,84 miliar hingga $1,87 miliar.
Titik tengah panduan ini berada di bawah estimasi rata-rata analis sebesar $1,87 miliar menurut data LSEG.
Laba disesuaikan tahunan diproyeksikan mencapai $3,27 hingga $3,32 per saham. Angka ini lebih rendah dari perkiraan analis Wall Street sebesar $3,61 per saham.
>>> Michael Burry Kembali Borong Saham JD.com dan Alibaba
Chief Financial Officer Mandy Fields mengatakan perusahaan memiliki program penghematan biaya yang diyakini dapat membantu mengimbangi dampak tersebut.
Fields juga menyebutkan bahwa pengembalian tarif dapat memberikan mitigasi tambahan.
Elf Beauty bergantung pada China untuk sekitar 75% operasi manufakturnya.
Hal ini membuat perusahaan terpapar tarif impor yang sebelumnya diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump sebelum dibatalkan Mahkamah Agung.
>>> Bank of America Turunkan Peringkat Salesforce ke Underperform karena Risiko AI
Perusahaan telah membayar sekitar $58,5 juta dalam bea cukai dan saat ini sedang mengejar pengembalian dana tersebut.
Meskipun ada ketidakpastian makroekonomi, Elf Beauty terus menarik konsumen yang sadar biaya. Sekitar 75% portofolio produknya dijual dengan harga $10 atau kurang.
Untuk kuartal keempat, pendapatan perusahaan melonjak 35% menjadi $449,3 juta. Angka ini melampaui estimasi analis sebesar $423,1 juta.
>>> Suku Bunga Ekuitas Rumah AS Berbeda di Tengah Ketidakpastian Federal Reserve
Laba per saham disesuaikan kuartalan mencapai 32 sen, lebih tinggi dari prediksi pasar sebesar 29 sen.
