⌂ Beranda News Pershing Square Jual Saham Alphabet, Beli Saham Microsoft

Pershing Square Jual Saham Alphabet, Beli Saham Microsoft

Pershing Square Jual Saham Alphabet, Beli Saham Microsoft
Bill Ackman CEO Pershing Square Capital Management
A A Ukuran Teks16px

Pershing Square Capital Management sepenuhnya melikuidasi investasi jangka panjangnya di Alphabet untuk membeli 5,65 juta saham Microsoft pada kuartal pertama 2026.

Hal ini terungkap dari laporan keuangan yang dirilis pada 15 dan 16 Mei 2026.

>>> Google I/O 2025: Inovasi Besar, Saham Turun 2%, BofA Tetap Rekomendasi Beli

CEO Pershing Square, Bill Ackman, mulai mengakumulasi saham Microsoft pada Februari 2026.

Saat itu, harga saham Microsoft sekitar 21 kali laba masa depan setelah aksi jual pasar akibat pertumbuhan Azure yang lebih lambat dan proyeksi belanja kecerdasan buatan.

Alasan di Balik Restrukturisasi Portofolio

Ackman menegaskan bahwa penjualan saham Alphabet bukan karena sentimen negatif terhadap perusahaan induk Google tersebut. "Untuk jelasnya, penjualan saham GOOG bukanlah taruhan melawan perusahaan.

Kami sangat optimis jangka panjang terhadap Alphabet," tulis Ackman.

>>> Saham Amprius Technologies Anjlok Akibat Tuduhan Penipuan Serius

Namun, dengan basis modal yang terbatas, Pershing Square menggunakan Alphabet sebagai sumber dana untuk membeli Microsoft.

"Pada valuasi saat ini dan mengingat basis modal kami yang terbatas, kami menggunakan GOOG sebagai sumber dana untuk MSFT," jelasnya.

Saham Alphabet telah naik sekitar 23% sepanjang tahun ini dan mencapai rekor tertinggi pada pertengahan Mei 2026.

>>> GOVT ETF: Alternatif Sederhana Investasi Treasury AS untuk Dana Pensiun

Sementara itu, saham Microsoft turun sekitar 14% year-to-date dan diperdagangkan jauh di bawah level tertinggi 52 minggu sebesar $555.

Pershing Square mencatat bahwa Microsoft 365 memiliki posisi yang kuat dalam alur kerja perusahaan besar.

Selain itu, perusahaan juga menyoroti kepemilikan ekonomi sebesar 27% di OpenAI yang dinilai Ackman sekitar $200 miliar.

Laporan keuangan Microsoft untuk kuartal fiskal ketiga yang berakhir 31 Maret 2026 menunjukkan pendapatan naik 18% year-over-year menjadi $82,9 miliar.

>>> NextEra Energy dan Dominion Energy Sepakat Merger Senilai US$400 Miliar

Perusahaan juga memiliki backlog komersial sebesar $627 miliar dan pertumbuhan Azure sebesar 39% dalam mata uang konstan.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru