Kita tampaknya akan memasuki musim panas IPO.
Sejumlah penawaran umum perdana (IPO) bergengsi mulai memasuki pasar saham, dan banyak di antaranya berada di persimpangan dengan kecerdasan buatan (AI).
>>> CECO Environmental dan Thermon Tetapkan Batas Akhir Pemilihan Imbalan Merger
Pembuat semikonduktor Cerebras Systems (CBRS) dan trust pusat data Blackstone Digital Infrastructure (BXDC) menjadi target yang menarik untuk mendukung pembangunan infrastruktur AI.
Entri lain dalam campuran ini adalah Fervo Energy (FRVO), perusahaan panas bumi yang melantai di bursa pekan lalu.
Fervo menyediakan cara lain untuk bermain dalam pertumbuhan infrastruktur AI, karena operator pusat data membutuhkan akses ke listrik yang dapat diskalakan.
Solusi Panas Bumi Fervo
Solusi Fervo adalah menggunakan panas bumi untuk menghasilkan listrik dengan mengebor jauh ke dalam planet untuk mencapai batuan panas.
Uap dari panas tersebut dibawa kembali ke permukaan untuk memutar turbin dan menghasilkan listrik.
>>> Harga Minyak Dunia Anjlok Akibat Isyarat Damai Trump-Iran
Dengan menggunakan teknik dari industri minyak dan gas, Fervo menggunakan pengeboran terarah untuk mencapai lebih dalam ke bumi dan menyediakan sumber panas yang stabil.
IPO Fervo merupakan IPO energi bersih terbesar dalam sejarah, yang mendorong valuasi perusahaan menjadi lebih dari $10 miliar.
Sahamnya melonjak 33% pada hari pertama perdagangan, tetapi telah kehilangan sebagian besar keuntungan tersebut. Akankah saham infrastruktur ini mendukung tesis investasi jangka panjang?
Mari kita lihat lebih dekat.
Fervo adalah perusahaan panas bumi yang berkantor pusat di Houston. Perusahaan ini bertujuan untuk membuat energi panas bumi dapat diskalakan dan menjadi bagian dari jaringan energi global.
>>> Harga Gas Alam Turun Akibat Pasokan AS Melimpah
“Pendekatan inovatif Fervo terhadap desain sumur panas bumi, manajemen teknik reservoir, dan analitik data canggih memungkinkan kami mengakses basis sumber daya besar yang tidak dapat dieksploitasi oleh operator lain,” kata perusahaan di situs webnya.
Fervo mengumpulkan $1,89 miliar dalam IPO-nya setelah beberapa kali meningkatkan ukuran penawaran karena permintaan saham yang tinggi.
Perusahaan menjual tambahan 14,6 juta saham, menaikkan kisaran harga dua kali, dan meluncurkan saham di $27 per saham.
Perusahaan sedang mengembangkan pembangkit listrik di Utah yang diharapkan mulai beroperasi tahun ini.
Ketika fase pertama konstruksi selesai dalam tiga tahun, manajemen memperkirakan pembangkit tersebut akan menghasilkan 500 megawatt listrik.
>>> Cuaca Cerah, Pasangan Ini Berlayar ke Isles of Scilly dari Cornwall
Manajemen percaya stasiun Utah memiliki cukup panas untuk menghasilkan hingga 4 gigawatt listrik.