Harga emas melanjutkan kenaikan setelah optimisme terhadap upaya diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran mengurangi ekspektasi pasar akan suku bunga tinggi yang berkepanjangan.
Spot gold naik 1 persen ke $4.534,33 per ons di perdagangan New York, seperti dilaporkan Detik Finance.
>>> Peran Marketing Baru yang Dibutuhkan Perusahaan: Narritect Pencipta Kejelasan di Tengah Kebisingan
Emas sempat naik hingga 1,6 persen dalam sesi tersebut setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai kemajuan diskusi internasional.
Bersamaan dengan itu, dolar AS dan imbal hasil obligasi Treasury mengalami penurunan, memberikan momentum naik bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Dampak Potensi Penyelesaian Konflik
Potensi penyelesaian konflik dan pembukaan kembali Selat Hormuz diperkirakan akan menurunkan kekhawatiran inflasi yang terkait dengan biaya energi tinggi.
>>> Kekhawatiran Investor Terkait IPO SpaceX Tekan Saham Tesla
Perkembangan geopolitik ini telah mengubah ekspektasi investor terhadap kebijakan moneter bank sentral, menguntungkan emas yang secara tradisional unggul selama siklus suku bunga rendah.
Reaksi pasar terjadi setelah komentar khusus dari pemerintahan AS mengenai timeline negosiasi yang sedang berlangsung dengan Iran.
Trump mengatakan negosiasi berada di "tahap akhir" dan menambahkan "kita lihat saja nanti" seraya mengisyaratkan langkah alternatif jika negosiasi gagal menghasilkan kesepakatan.
Sejak awal konflik regional pada akhir Februari, nilai emas telah turun 14 persen.
>>> Mike White Gaet Kontestan Survivor untuk The White Lotus Season Empat
Analis pasar mencatat bahwa investor saat ini menyeimbangkan sinyal perdagangan jangka pendek dengan indikator makroekonomi jangka panjang.
"Lingkungan saat ini menyoroti perbedaan yang semakin penting antara apa yang menjadi fokus trader dalam jangka pendek dan apa yang terus dipantau investor dalam jangka panjang," kata Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank AS.
Logam mulia lainnya juga mengikuti tren kenaikan. Perak naik 3,1 persen ke $76,00 per ons, sementara platinum dan paladium juga mencatat kenaikan.
>>> Walmart Siap Rilis Laporan Q1 Fiskal 2026 di Tengah Tekanan Inflasi
Bloomberg Dollar Spot Index turun 0,2 persen, sementara pasar ekuitas mengalami kenaikan bersamaan.