Home Depot akan memulai musim laporan keuangan ritel pada hari Selasa. Perusahaan ritel perbaikan rumah ini diperdagangkan di Bursa Efek New York dengan kode HD.
Saham Home Depot telah mengalami penurunan signifikan. Penyebab utamanya adalah lonjakan suku bunga yang memukul sektor perumahan.
>>> Jim Cramer Sarankan Kehati-hatian pada Saham Vertiv Holdings
Jim Cramer, dalam acara Mad Money CNBC edisi 12 Mei, mengakui bahwa investasi Charitable Trust di Home Depot belum membuahkan hasil.
Ia membeli saham tersebut sebagai lindung nilai terhadap penurunan suku bunga.
>>> Lowe's vs Home Depot: Mengapa DIY Menang di Pasar Renovasi Rumah
Cramer berharap inflasi mereda dan kebijakan moneter baru akan membawa pemangkasan suku bunga. Namun, ekspektasinya meleset dan lindung nilai justru berbalik merugikan.
Meski demikian, Cramer melihat potensi kenaikan jika laporan kuartalan tidak terlalu buruk. "Selama kuartal ini tidak mengerikan, ada peluang untuk reli," ujarnya.
>>> Mengapa NVIDIA Tetap Saham Terpenting di Pasar
Home Depot menjual perkakas, bahan bangunan, dan dekorasi rumah. Perusahaan juga menyediakan jasa instalasi dan penyewaan peralatan.
Kinerja Home Depot erat kaitannya dengan suku bunga karena bisnis perumahan sensitif terhadap biaya pinjaman. Kenaikan suku bunga membuat konsumen menunda renovasi dan pembelian rumah.
>>> Spekulasi IPO SpaceX Dorong Lonjakan Saham Infrastruktur Luar Angkasa
Investor kini menanti laporan keuangan Home Depot untuk melihat dampak tekanan suku bunga terhadap pendapatan dan prospek ke depan.