Pembawa acara larut malam Stephen Colbert menutup serial The Late Show dengan menghadirkan musisi legendaris Sir Paul McCartney sebagai tamu terakhirnya.
Acara berlangsung di Ed Sullivan Theater, New York City, pada Jumat, 22 Mei 2026.
>>> Paul Weller dan Elvis Costello Beri Penghormatan untuk Paul McCartney Jelang Album Baru
McCartney bergabung dengan Colbert untuk membahas The Beatles, album terbarunya, dan kesulitannya dengan pembaruan iPhone.
Penonton memberikan tepuk tangan meriah di tempat bersejarah tempat The Beatles melakukan debut televisi AS pada 1964.
Finale ini mengikuti bulan-bulan ketegangan jaringan setelah CBS mengumumkan pembatalan The Late Show pada Juli lalu.
Keputusan itu memicu kontroversi publik karena perusahaan induk Paramount sedang melakukan merger besar dengan Skydance.
Selama siaran, Colbert merenungkan transisinya dari karakter The Colbert Report di Comedy Central menjadi pembawa acara waralaba larut malam CBS.
>>> Home Depot Hadapi Tekanan Suku Bunga, Kinerja Kuartalan Dinanti
“Acara ini, saya ingin Anda tahu, merupakan kegembiraan bagi kami untuk melakukannya untuk Anda,” kata Colbert.
Ia kemudian mengingat filosofi yang dibagikannya kepada pemirsa saat premier acara larut malam sebelumnya.
“Pada malam pertama The Colbert Report dulu, saya mengatakan siapa pun bisa membacakan berita untuk Anda. Saya berjanji akan merasakan berita itu pada Anda,” ujarnya.
Colbert menjelaskan bagaimana tanggung jawabnya berubah saat mengambil alih program jaringan utama di CBS.
>>> Jim Cramer Sarankan Kehati-hatian pada Saham Vertiv Holdings
“Dan saya segera menyadari dalam pekerjaan ini, bahwa tugas kami di sini berbeda,” katanya.
Pembawa acara itu mengakhiri refleksi emosionalnya dengan mengakui pengalaman bersama antara dirinya dan penonton selama bertahun-tahun.
“Kami di sini untuk merasakan berita bersama Anda. Dan saya tidak tahu tentang Anda, tapi saya pasti merasakannya,” kata Colbert.
Pembatalan acara terjadi tak lama setelah Colbert mengkritik CBS karena membayar ganti rugi $16 juta kepada Donald Trump atas gugatan 60 Minutes.
Colbert secara terbuka menyebut pengaturan itu sebagai “suap besar” di udara.
>>> Lowe's vs Home Depot: Mengapa DIY Menang di Pasar Renovasi Rumah
Ia terus mengejek keputusan jaringan selama berbulan-bulan, bahkan pernah mengundang mantan pembawa acara David Letterman ke atap teater untuk apa yang disebutnya “penghancuran properti CBS yang sembrono.”