Harga gas alam berjangka Nymex untuk pengiriman Juni (NGM26) turun tajam pada Rabu. Kontrak ditutup melemah 0,110 poin atau 3,53%.
Penurunan ini menarik harga dari level tertinggi delapan pekan. Pasokan gas alam AS yang melimpah dan ekspektasi akumulasi penyimpanan yang terus berlanjut menjadi tekanan utama.
>>> Claire Fuller Padukan Realisme Sosial dan Horor Gotik dalam Hunger and Thirst
Konsensus pasar memperkirakan stok gas alam mingguan EIA akan naik sebesar 98 bcf untuk pekan yang berakhir 15 Mei.
Angka ini berada di atas rata-rata lima tahun untuk pekan tersebut yang sebesar 92 bcf.
Harga sempat naik lebih awal pada Rabu karena proyeksi suhu di atas normal di AS. Cuaca panas diperkirakan meningkatkan penggunaan pendingin udara dan mendorong permintaan listrik.
Commodity Weather Group melaporkan prakiraan cuaca bergeser lebih hangat. Suhu di atas rata-rata diperkirakan terjadi di Upper Midwest pada 25-29 Mei.
Faktor geopolitik memberikan dukungan jangka menengah karena Selat Hormuz diproyeksikan tetap ditutup dalam waktu dekat. Penutupan ini membatasi pasokan Timur Tengah dan berpotensi meningkatkan ekspor gas alam AS.
>>> Indeks Dolar AS Tertekan Penurunan Harga Minyak Mentah
Namun, proyeksi peningkatan produksi domestik AS terus membebani harga.
EIA baru-baru ini menaikkan perkiraan produksi gas alam kering AS 2026 menjadi 110,61 bcf/hari, naik dari perkiraan April sebesar 109,60 bcf/hari.
Produksi gas alam AS tetap mendekati rekor tertinggi, dengan rig domestik aktif mencapai level tertinggi 2,5 tahun pada akhir Februari.
Ini menyusul penurunan besar pada 17 April ketika harga jatuh ke level terendah 1,5 tahun karena penyimpanan yang kuat.
Stok gas alam EIA per 8 Mei berada 6,5% di atas rata-rata musiman lima tahun, mengonfirmasi pasokan domestik yang melimpah.
>>> Pendapatan Microsoft Melonjak 18 Persen Berkat Pertumbuhan Cloud yang Kuat
Menurut BNEF, produksi gas kering di 48 negara bagian AS tercatat 109,3 bcf/hari, naik 1,4% year-over-year.
Sementara itu, permintaan gas di 48 negara bagian mencapai 73,0 bcf/hari, naik 4,1% year-over-year.
Perkiraan aliran LNG bersih ke terminal ekspor LNG AS tercatat 18,1 bcf/hari, naik 3,0% week-over-week.
Pengetatan pasokan global juga berasal dari Qatar, di mana kerusakan besar dilaporkan di pabrik ekspor Ras Laffan Industrial City pada 19 Maret.
Qatar menyatakan bahwa serangan Iran mengganggu 17% kapasitas ekspor LNG Ras Laffan, yang membutuhkan tiga hingga lima tahun untuk diperbaiki.
>>> 10 Perjalanan Kereta Api Spektakuler di Eropa Rekomendasi Wisatawan
Fasilitas tersebut mewakili sekitar 20% pasokan gas alam cair global, dan pengurangannya dapat meningkatkan permintaan ekspor AS jangka panjang karena perang di Iran membatasi pasokan ke Eropa dan Asia.