⌂ Beranda News Kevin O'Leary Bedakan Bitcoin dan Stablecoin Berdasarkan Jaminan Aset

Kevin O'Leary Bedakan Bitcoin dan Stablecoin Berdasarkan Jaminan Aset

Kevin O'Leary Bedakan Bitcoin dan Stablecoin Berdasarkan Jaminan Aset
Kevin O'Leary membedakan Bitcoin dan stablecoin
A A Ukuran Teks16px

Investor ternama Kevin O'Leary membedakan Bitcoin dengan stablecoin berbasis dolar AS dalam wawancara dengan Fox News pada Senin, 18 Mei 2026.

O'Leary menekankan bahwa stablecoin memperoleh nilai inti dari jaminan Treasury AS dan T-bills. Hal ini berbeda dengan mata uang kripto yang sangat fluktuatif.

>>> Trump Media Tarik Aplikasi ETF Bitcoin, Beralih ke Kerangka Regulasi Baru

Bitcoin Spekulatif, Stablecoin Beraset Jelas

Media personality itu mengkategorikan Bitcoin sebagai instrumen investasi yang tidak stabil. Sementara itu, stablecoin menjaga patokannya melalui cadangan kas dan setara kas.

"Mari kita pisahkan Bitcoin, yang merupakan aset spekulatif, ada yang menyebutnya emas digital, tapi harganya naik turun dan volatil.

Pisahkan itu dari stablecoin, yang merupakan produk sangat menarik untuk jasa keuangan. Stablecoin memiliki nilai karena dijamin oleh..."

ujar O'Leary.

>>> Constellation Energy Perluas Kapasitas Energi Bersih Lewat Kesepakatan Gas Terbarukan

Menurut laporan, Tether memiliki lebih dari 141 miliar dolar AS dalam Treasury AS untuk menjamin stablecoin utamanya. Namun, audit independen belum memverifikasi angka tersebut.

O'Leary menjelaskan bahwa stablecoin berbasis blockchain mempercepat kecepatan transaksi secara drastis dibandingkan jaringan tradisional seperti FedWire.

"Dengan stablecoin, yang Anda lakukan hanyalah mempercepat transfer menjadi sekitar satu setengah detik dengan biaya yang sangat kecil, dan dijamin oleh dolar AS," jelas O'Leary.

>>> Indeks S&P 500 Naik 19% dalam 45 Hari, Analis Prediksi Koreksi

Bintang "Shark Tank" itu mengalihkan fokus ke peluang keuangan yang lebih luas dari infrastruktur blockchain.

Ia menunjuk tokenisasi komponen S&P 500, termasuk kontrak korporasi, pelacakan inventaris, dan sistem logistik, sebagai perluasan pasar yang signifikan.

"Jadi jika salah satu dari mereka muncul, dan cara Anda tahu itu muncul adalah setidaknya satu perusahaan di setiap 11 sektor ekonomi akan menstandarisasi blockchain itu," ujar O'Leary.

Pandangan ini sejalan dengan strategi investasinya di sektor aset digital.

>>> Saham Republic Services Tertinggal dari Pasar Meski Kinerja Keuangan Q1 2026 Kuat

Ia secara konsisten memprioritaskan kepemilikan saham di penyedia infrastruktur dasar, dengan investasi aktif di perusahaan kripto besar seperti Circle Internet Group Inc., Coinbase Global Inc., dan Robinhood Markets Inc.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru