⌂ Beranda News Harga Minyak Dunia Turun Menuju Tren Penurunan Terpanjang dalam 10 Bulan

Harga Minyak Dunia Turun Menuju Tren Penurunan Terpanjang dalam 10 Bulan

Harga Minyak Dunia Turun Menuju Tren Penurunan Terpanjang dalam 10 Bulan
Harga minyak dunia turun akibat ekspektasi kesepakatan AS-Iran buka Selat Hormuz
A A Ukuran Teks16px

Perbedaan antara dua kontrak terdekat patokan tersebut tercatat hanya sebesar 20 sen per barel dalam kondisi backwardation pada Rabu.

Kesenjangan tersebut sebelumnya sempat melebar hingga mencapai US$9,65 pada awal April akibat kekhawatiran pasokan jangka pendek.

Meski demikian, pola backwardation ini sebenarnya masih mengindikasikan kondisi bullish. Merosotnya harga minyak mentah turut mendorong penurunan harga produk turunannya.

>>> Bahlil Lahadalia: 20 Juta Ton Batu Bara PLN Belum Dikontrak

Hal ini berdampak positif terhadap pengurangan tekanan inflasi global sekaligus meringankan beban belanja konsumen. Di Amerika Serikat, harga rata-rata bensin nasional melandai ke kisaran US$4 per galon.

Berdasarkan data American Automobile Association, angka ini turun setelah sempat mencapai puncaknya di atas US$4,56 pada Mei lalu.

Pergeseran biaya energi ini menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan oleh Federal Reserve pada Rabu.

Para pembuat kebijakan bertemu untuk menentukan suku bunga, meski tidak ada perubahan biaya pinjaman yang diperkirakan.

Di sisi lain, persediaan minyak mentah domestik AS dilaporkan terus berkurang dengan cepat.

Sebuah kelompok industri memperkirakan persediaan minyak AS menyusut sebesar 8,3 juta barel pada pekan lalu.

Penurunan signifikan dilaporkan terjadi pada pusat penyimpanan strategis yang berlokasi di Cushing, Oklahoma.

Data resmi mengenai cadangan minyak ini dijadwalkan rilis pada hari Rabu waktu setempat.

Pada perdagangan pukul 11:42 pagi di Singapura, harga Brent untuk pengiriman Agustus turun 0,3% ke level US$78,74 per barel.

>>> Hong Yoo Kyung Umumkan Kehamilan Anak Pertama, Usia Kandungan 16 Minggu

Pada saat yang sama, harga WTI untuk pengiriman Juli juga melemah 0,3% menjadi US$75,83 per barel.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru