⌂ Beranda News Diaspora Iran Terpecah Jelang Laga Piala Dunia 2026 di Los Angeles

Diaspora Iran Terpecah Jelang Laga Piala Dunia 2026 di Los Angeles

Diaspora Iran Terpecah Jelang Laga Piala Dunia 2026 di Los Angeles
Diaspora Iran terpecah saat Piala Dunia 2026 di Los Angeles
A A Ukuran Teks16px

"Informasi dan intelijen kami bekerja ekstra keras," kata Robert Luna dalam konferensi pers tanggal 1 Juni.

Pihak kepolisian menerapkan prosedur pengamanan menyeluruh demi menghadapi segala potensi gangguan.

>>> 4 Zodiak yang Paling Menikmati Gaya Hidup Slow Living

"Kami menerapkan pendekatan yang kami sebut all-hazards approach, yang berarti kami harus siap menghadapi segala kemungkinan atau tantangan yang dapat terjadi," kata Robert Luna.

Pemerintah federal melalui US Department of Homeland Security menegaskan komitmennya untuk menjaga ketertiban sekaligus menghormati hak berpendapat warga negara.

"Amandemen Pertama melindungi kebebasan berbicara dan berkumpul secara damai — bukan kerusuhan," tulis US Department of Homeland Security dalam pernyataan resminya.

Pihak kementerian menekankan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap pelaku yang mengancam keselamatan publik.

"DHS mengambil langkah-langkah yang tepat dan sesuai konstitusi untuk menegakkan supremasi hukum serta melindungi petugas dan masyarakat dari perusuh yang berbahaya," tulis US Department of Homeland Security.

Ketatnya pengawasan juga berdampak pada kebijakan pembatasan visa bagi para pemain dan staf Federasi Sepak Bola Iran oleh pemerintah Amerika Serikat.

"Kami tidak akan membiarkan tim Iran menyalahgunakan sistem ini untuk menyelundupkan teroris ke Amerika Serikat dengan dalih yang tidak benar," tulis US Department of State.

Kebijakan pengetatan ini menuai kritik dari internal tim Iran yang menganggap pembatasan tersebut mengganggu fokus kompetisi dan mencederai nilai olahraga.

"Tanpa keraguan, ini akan berdampak negatif terhadap semangat sepak bola," kata Amir Ghalenoei, pelatih timnas Iran.

Ghalenoei menyampaikan kritik tersebut dalam konferensi pers di wilayah Los Angeles setelah timnya menyelesaikan pusat latihan di Tijuana, Meksiko.

"Sepak bola seharusnya menyatukan bangsa dan budaya," kata Amir Ghalenoei.

>>> Kesepakatan AS-Iran Dorong Bitcoin Tembus US$ 65.900

Aturan ketat juga diberlakukan oleh FIFA yang melarang atribut politik masuk ke dalam stadion, yang diperkuat oleh keputusan Pengadilan Tinggi Los Angeles County yang menolak gugatan warga keturunan Iran terkait izin pengibaran bendera historis mereka.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru