Konsumsi bawang dan air lemon secara klinis belum terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh setelah mengonsumsi daging kurban.
Hal ini disampaikan oleh spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi-hepatologi dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH.
>>> Independiente del Valle Juarai Grup H Copa Libertadores Usai Kalahkan Rosario Central
Pernyataan ini membantah kepercayaan masyarakat mengenai khasiat bahan alami tersebut untuk mencegah lonjakan kolesterol setelah makan daging.
Menurut dr Aru, anggapan terkait khasiat bawang dalam menurunkan atau mencegah kenaikan kolesterol masih berstatus mitos.
"Sampai saat ini memang belum ada bukti yang secara klinis bahwa bawang itu akan menurunkan kolesterol.
>>> Menkeu Purbaya Mengaku Belum Tahu Anggaran Sapi Kurban Presiden Prabowo
Sama seperti lemon, sampai saat ini juga belum ada penelitian yang secara konkret bahwa lemon itu akan menurunkan kadar kolesterol," kata dr Aru.
Meskipun terdapat beberapa jurnal yang menunjukkan penurunan kolesterol sesekali setelah minum air lemon, efeknya secara umum dinilai tidak terlalu signifikan.
Pencegahan gangguan metabolik seperti asam urat dan kolesterol tinggi sebenarnya lebih bergantung pada kontrol konsumsi makanan dan minuman harian agar tidak berlebihan.
"Bagaimana kita menjaga supaya kita tidak over atau berlebih dalam makan-makanan yang mengandung kolesterol tinggi, karbohidrat tinggi, purin tinggi untuk mencegah terjadinya gangguan metabolik asam urat maupun kolesterol," tutur dr Aru.
>>> Harga Emas Antam 28 Mei 2026 Anjlok Rp 31.000 Per Gram
Selain menjaga pola makan, pencegahan pembentukan kolesterol sejak awal juga perlu didukung dengan aktivitas fisik yang rutin.
Langkah ini dinilai memiliki dampak yang sangat baik bagi pengelolaan kadar kolesterol tubuh.
"Kemudian juga kita harus barengi dengan olahraga yang rutin sehingga pembentukan dari kolesterol itu bisa dicegah sejak awal," tambahnya.
>>> PT Indomarco Prismatama Setujui Pembayaran Upah Lembur Buruh Indomaret
Risiko kesehatan berupa lonjakan kolesterol dan asam urat kerap membayangi masyarakat saat menyantap daging kurban, namun kondisi tersebut sebenarnya dapat dikelola dengan baik.