Vanguard 500 Index Fund ETF (VOO) dan iShares Core S&P 500 ETF (IVV) sama-sama melacak indeks S&P 500 yang persis sama.
Kedua instrumen investasi ini juga mengenakan biaya pengelolaan yang identik, yaitu 0,03%.
>>> Kelangkaan Memori Bandwidth Tinggi Hambat Ekspansi AI Global
Meskipun memiliki dasar yang identik, keduanya mencatat variasi kinerja tipis dalam jangka waktu berbeda. Dalam setahun terakhir, IVV memberikan imbal hasil 32,22%, sedangkan VOO 32,12%.
Dalam jangka sepuluh tahun, VOO unggul dengan imbal hasil 318,99% dibandingkan IVV yang mencapai 318,56%.
Perbedaan Struktur Operasional
Kesenjangan kinerja ini berasal dari desain operasional internal dana, bukan dari komposisi indeks.
VOO beroperasi sebagai kelas saham ETF yang terhubung langsung dengan struktur reksa dana Vanguard 500 Index Fund.
Kerangka terpadu ini memungkinkan Vanguard menggabungkan arus dana ETF dan reksa dana dalam satu portofolio.
>>> Apple dan Google Peringatkan Karyawan Asing soal Aturan Visa Trump
Tujuan operasionalnya adalah menggunakan penebusan in-kind untuk mengurangi keuntungan modal yang tertanam, sehingga meningkatkan efisiensi pajak bagi akun kena pajak jangka panjang.
Sebaliknya, IVV berfungsi sebagai ETF mandiri sejak diluncurkan pada 15 Mei 2000.
BlackRock memfokuskan operasi dana pada menjaga bid-ask spread yang ketat dan menghasilkan pendapatan tambahan melalui mekanisme peminjaman sekuritas yang agresif.
Ketika BlackRock meminjamkan ekuitas portofolio S&P 500 kepada short seller, pendapatan yang dihasilkan dikembalikan ke dana. Aliran pendapatan institusional ini membantu secara diam-diam mengimbangi biaya pengelolaan utama.
Dampak Jadwal Dividen
Perbedaan operasional terlihat jelas saat menganalisis jadwal dividen.
IVV mendistribusikan total dividen $8,039881 per saham selama tahun kalender 2025, dengan pembayaran dividen Q4 2025 sebesar $2,413592 per saham.
>>> Pembatasan Kapasitas TSMC Cegah Gelembung AI, Batasi Pendapatan NVIDIA
Tanggal ex-dividen IVV secara konsisten jatuh di pertengahan bulan, yaitu pada 18 Maret, 16 Juni, 16 September, dan 16 Desember 2025.
Ini berbeda dengan VOO yang membayar dividen Q4 2025 lebih rendah, yaitu $1,771 per saham.
VOO menjadwalkan tanggal ex-dividen lebih lambat di akhir bulan setiap kuartal.
Untuk tahun fiskal 2025, tanggal ex-dividen VOO tercatat pada 27 Maret, 30 Juni, 29 September, dan 22 Desember.
Jadwal ini berarti dividen IVV yang diinvestasikan kembali kembali ke pasar sekitar dua minggu lebih awal dari VOO setiap kuartal.
>>> Maggie O'Farrell Rilis Novel Baru 'Land' Usai Kesuksesan Hamnet
Strategi reinvestasi awal ini menguntungkan IVV di pasar yang sedang naik, namun menjadi kerugian saat pasar turun.
