⌂ Beranda News Hasbro Catat Penjualan Kuartal I di Atas Ekspektasi Meski Inflasi Tinggi

Hasbro Catat Penjualan Kuartal I di Atas Ekspektasi Meski Inflasi Tinggi

Hasbro Catat Penjualan Kuartal I di Atas Ekspektasi Meski Inflasi Tinggi
Mainan Hasbro di rak toko
A A Ukuran Teks16px

Hasbro melaporkan penjualan bersih kuartal pertama sebesar $1 miliar pada Rabu (16/4), naik 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Angka tersebut melampaui ekspektasi Wall Street yang memperkirakan pendapatan hanya $962,9 juta.

>>> Stanley Druckenmiller Investasi Rp33,87 Miliar di Caris Life Sciences

Laba per saham diluted juga meningkat 41 persen secara tahunan menjadi $1,47, mengalahkan estimasi $1,20 per saham.

Faktor Pendorong Kinerja

CEO Hasbro Chris Cocks mengatakan konsumen tetap membeli mainan karena kebutuhan dasar seperti ulang tahun dan Natal.

"Mainan adalah hal kecil yang membawa kebahagiaan bagi rumah tangga. Ini juga kemewahan kecil yang terjangkau," ujarnya.

Cocks mencontohkan ketika harga makan malam di luar bisa melebihi $100 dan mengisi bensin mencapai $70–$80, membeli mainan favorit menjadi alternatif yang menyenangkan.

Produk premium seperti Ultimate Grogu dari waralaba The Mandalorian and Grogu ludes terjual dalam 20 menit setelah dirilis di Hasbro Pulse.

>>> Saham Lam Research Cetak Rekor Tertinggi Didorong Permintaan Chip

"Ultimate Grogu mungkin koleksi termahal yang pernah kami buat. Terjual habis dalam 20 menit," kata Cocks.

Ia juga mencatat tren demografis di mana orang dewasa berusia 30–40 tahun membeli barang nostalgia dari masa kecil mereka.

"Koleksi menjadi cara untuk menjalin ikatan dan mengekspresikan fandom. Banyak yang kini berada di puncak pendapatan dan ingin mengoleksi hal yang mereka cintai semasa kecil," jelasnya.

Kinerja Segmen dan Prospek

Divisi Wizards of the Coast dan Digital Gaming mencatat margin operasional 51,2 persen, naik dari 49,8 persen tahun lalu.

>>> HELOC: Pinjaman Fleksibel dengan Agunan Rumah

Sementara itu, segmen Consumer Products mengalami kerugian margin operasional 10,2 persen, lebih buruk dibandingkan kerugian 7,8 persen pada periode sebelumnya.

Meski hasil keuangan kuat, saham Hasbro turun 8 persen pada perdagangan Rabu. Perusahaan tetap mempertahankan proyeksi penuh tahun yang hati-hati karena ketidakpastian permintaan.

Hasbro memperkirakan pertumbuhan penjualan konstan mata uang sebesar 3–5 persen untuk sisa tahun 2026.

Perusahaan juga menargetkan margin operasional yang disesuaikan antara 24–25 persen, dengan EBITDA yang disesuaikan berkisar $1,40–$1,45 miliar.

Cocks menegaskan bahwa perusahaan belum memasukkan potensi pengembalian tarif dalam panduan keuangannya.

>>> Permintaan Data AI Picu Supercycle Pasar NAND Flash Global

"Jika ada pengembalian tahun ini, kemungkinan besar akan terjadi di akhir tahun," pungkasnya.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru