Menteri Perdagangan Budi Santoso memutuskan menghentikan alokasi minyak goreng rakyat atau Minyakita untuk program bantuan pangan. Kebijakan ini mulai berlaku pada Senin (8/6/2026).
Seluruh pasokan Minyakita kini dialirkan langsung ke pasar rakyat. Langkah ini diambil agar masyarakat dapat memperoleh komoditas tersebut dengan lebih mudah.
>>> Antrean IPO di BEI Menyusut Jadi 12 Perusahaan
Pemerintah fokus menyalurkan Minyakita secara langsung kepada pedagang di pasar tradisional. Distribusi berskala besar dilakukan melalui koordinasi dengan produsen dan distributor resmi nasional.
Kementerian Perdagangan juga menggandeng Perum Bulog dan ID FOOD untuk mengawal kelancaran arus barang. Upaya ini ditargetkan menjaga kepastian pasokan agar tepat sasaran ke konsumen.
"Jadi, sekarang tidak ada lagi Minyakita untuk bantuan pangan.
Semua akan didistribusikan ke pasar rakyat sehingga masyarakat mudah untuk mendapatkan Minyakita," ujar Budi Santoso dalam konferensi pers di Jakarta Pusat.
>>> Harga Batu Bara Kokas China Tembus Level Tertinggi Sejak Oktober 2024
Sebagai kompensasi, pemerintah akan meragamkan jenis komoditas bantuan pangan ke depan. Penyerapan pasokan bahan pokok akan dioptimalkan saat harga komoditas mengalami penurunan signifikan.
"Misalnya telur lagi turun bisa aja telur untuk bantuan pangan. Kemudian juga yang tadi kerjasama dengan MBG.
Tidak hanya telur, kebutuhan pokok yang nanti turun misalnya ayam ya. Ayam kalau harga turun juga bisa saring MBG," terang Budi Santoso.
Skema penyerapan komoditas di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) akan disalurkan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kebijakan ini dinilai efektif menjaga stabilitas harga pangan dan menolong peternak atau produsen lokal saat harga anjlok.
>>> Bahlil Pastikan Royalti Batubara Tetap Berdasarkan HBA
"Untuk harga yang di bawah HET. Kemarin misalnya telur, ya telur sempat harganya turun kita langsung berkoordinasi dengan MBG.
Sehingga telur yang harganya di bawah HET bisa diserap ya di SPPG di daerah setempat dan itu sudah dilakukan oleh MBG," jelas Budi Santoso.
Sementara itu, pengawasan ketat tetap dijalankan pada seluruh lini distribusi komoditas pangan yang harganya melonjak melebihi harga acuan.
Langkah ini bertujuan mengamankan dan mempertahankan stabilitas stok nasional.
>>> Apple Siap Luncurkan Pembaruan Sistem AI Lewat iOS 27 di WWDC 2026
"Itu terus kita lakukan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga lain dan juga para distributor dan produsen," imbuh Budi Santoso.