Apple Inc. siap merealisasikan janji peningkatan platform kecerdasan buatan (AI) melalui sistem operasi iOS 27 pada ajang WWDC 2026, Senin waktu Amerika Serikat.
Pembaruan ini menghadirkan berbagai fitur yang sempat tertunda selama dua tahun terakhir akibat kendala teknis.
>>> Toyota Veloz Hybrid Raih Gelar Car of The Year OTOMOTIF Award 2026
Fokus pada Siri dan Efisiensi Daya
Rangkaian fitur baru diperkirakan berfokus pada versi asisten digital Siri yang telah diperbarui.
Kemampuan AI terbaru juga akan dipamerkan melalui pembaruan sistem operasi untuk iPhone, iPad, Mac, jam tangan pintar, set-top box TV, dan headset Vision Pro.
Apple lebih mengutamakan peningkatan kemampuan software yang lebih canggih dibandingkan perombakan desain, yang menjadi fokus utama pada 2025.
Pengembangan software selama setahun terakhir diramal mampu mendorong penghematan daya secara signifikan sehingga baterai perangkat lebih tahan lama dan kinerja sistem lebih cepat.
Mark Gurman dari Bloomberg menyebut pembaruan tahun ini mengingatkan pada rilis sebelumnya yang bertujuan meningkatkan kualitas, seperti Mac OS X Snow Leopard (2009) dan iOS 12 (2018).
>>> DANA Kaget: Cara Dapat Saldo Gratis via Tautan, Waspada Link Palsu
CoreAI dan Integrasi Pengembang
Apple membuka kesempatan bagi developer untuk mengintegrasikan AI ke dalam aplikasi mereka secara lebih mudah melalui sistem baru bernama CoreAI.
Sistem ini memungkinkan pengembang agen AI memanfaatkan Siri serta aplikasi dan layanan AI buatan Apple.
Proyek pembaruan Siri kemungkinan menampilkan platform yang mirip dengan ChatGPT, sehingga pengguna dapat lebih mudah mengendalikan aplikasi bawaan maupun pihak ketiga.
Perombakan proyek yang secara internal dinamai Campo ini bertujuan mengubah Siri menjadi pendamping AI serba bisa di iOS, iPadOS, dan macOS.
Dukungan performa asisten terbaru juga didapatkan dari model AI Gemini milik Google, sehingga Apple dapat menghosting sebagian besar Siri baru di server Google.
>>> Kemendikdasmen Mulai Gelar OSN 2026 Tingkat Kabupaten dan Kota
Pengaturan infrastruktur ini mungkin memicu pertanyaan seputar privasi, mengingat Apple selama ini mengklaim keandalannya dalam melindungi keamanan data pengguna.
Akses Data Pribadi dan Penugasan Canggih
Siri kini dapat mengakses data pribadi di seluruh perangkat dan akun Apple milik pengguna, fitur yang dijanjikan sejak 2024.
Asisten ini mampu merespons informasi di layar dan menelusuri aplikasi secara lebih spesifik melalui kontrol suara.
Pengguna dapat memberikan penugasan canggih, seperti meminta Siri menulis dan menyusun email hanya dengan memberikan topik dan informasi dasar.
Kemampuan ini dijalankan dengan mengambil data dari internet, email terdahulu, data kalender, kontak, hingga catatan.
>>> Pendeteksi Logam Temukan Cincin Emas Romawi Langka di Somerset Inggris
Pengguna juga dapat menanyakan jadwal ketersediaan waktu sebelum menjadwalkan janji temu, serta mengidentifikasi agenda yang bertabrakan.