⌂ Beranda News Mendag Budi Santoso Borong dan Promosikan Gitar UMKM Klaten, Tembus Pasar Malaysia-Filipina

Mendag Budi Santoso Borong dan Promosikan Gitar UMKM Klaten, Tembus Pasar Malaysia-Filipina

Mendag Budi Santoso Borong dan Promosikan Gitar UMKM Klaten, Tembus Pasar Malaysia-Filipina
Menteri Perdagangan Budi Santoso mempromosikan gitar UMKM JR Sanjaya di Klaten
A A Ukuran Teks16px

Menteri Perdagangan Budi Santoso mempromosikan produk gitar UMKM bernama JR Sanjaya asal Klaten, Jawa Tengah.

Promosi tersebut dilakukan setelah ia mengunjungi unit usaha tersebut dan membeli salah satu gitarnya beberapa waktu lalu.

>>> POCO F8 Ultra Kembali Hadir, Performa Gaming Flagship Makin Optimal

Dampak Kunjungan Menteri

Volume produksi JR Sanjaya mengalami lonjakan signifikan berkat promosi dari Menteri Perdagangan dan tim Kemendag.

Saat ini, usaha milik pasangan suami istri Didi Marianto dan Ernawati telah mengekspor ribuan unit gitar ke Malaysia dan Filipina.

Didi menyampaikan perkembangan bisnisnya langsung kepada Budi Santoso melalui sambungan telepon yang diunggah di Instagram pribadi menteri pada Rabu (10/6/2026).

"Alhamdulillah (usaha) berkembang Pak, setelah kunjungan dari Bapak," kata Didi.

Ia menjelaskan bahwa promosi dari kementerian membuka peluang ekspansi nyata bagi pelaku usaha kecil.

>>> Aplikasi FolaPlay Siap Tayangkan 104 Laga Piala Dunia 2026

Peningkatan popularitas produk berdampak langsung pada omzet serta penyerapan tenaga kerja baru di daerahnya.

"Jadi sinergi dengan Kemendag ini bisa buka peluang emas untuk kita bisa ekspansi ke luar negeri," ujar Didi.

"Kita sudah ribuan keluar barang kita ke Malaysia, ke Filipina itu sudah ribuan setelah kunjungan Pak Mendag kemarin," tambahnya.

Dukungan Pemerintah untuk UMKM

Kunjungan pejabat negara menjadi bentuk validasi atas kualitas produk lokal.

Sebelum kunjungan, merek JR Sanjaya belum dikenal luas, tetapi kini kapasitas produksinya meningkat hingga dua kali lipat.

>>> MoraRepublik Siapkan Strategi Hadapi Kenaikan Harga Material Serat Optik

"Antusiasme untuk toko offline semakin banyak, yang tadinya mungkin mereka tidak tahu tentang gitar JR Sanjaya. Kalau produksi sekitar dua kali lipat lah peningkatannya," tutur Didi.

Usaha pembuatan gitar ini dirintis Didi dan Ernawati pada 2017 dengan modal awal dari Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Waktu itu ada program pemerintah KUR, kita punya sepeda motor 1 Mio, itu bisa bantu kita. Alhamdulillahnya bisa jalan (usahanya) sampai sekarang," tutur Didi.

Pasangan suami istri ini sempat menghadapi masa sulit saat pandemi COVID-19, namun bertahan dengan memperluas jaringan pemasaran ke Jakarta dan luar pulau melalui relasi di Tangerang.

Didi mengimbau pelaku UMKM untuk optimis dan memanfaatkan potensi sumber daya nasional.

>>> Pemprov DKI Jajaki Investasi Transportasi dari Jepang

"Jangan khawatir produk Indonesia itu tetap punya nama dan bagus, apalagi kalau sudah dikunjungi sama Pak Busan, itu pasti ter-maintenance dengan baik," pungkasnya.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru