⌂ Beranda News Disdik Jabar Buka Kelulusan SPMB Sekolah Maung 2026 di Tengah Protes

Disdik Jabar Buka Kelulusan SPMB Sekolah Maung 2026 di Tengah Protes

Disdik Jabar Buka Kelulusan SPMB Sekolah Maung 2026 di Tengah Protes
Pengumuman kelulusan SPMB Sekolah Maung 2026 Jawa Barat
A A Ukuran Teks16px

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat resmi mengumumkan kelulusan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung 2026 pada Senin, 8 Juni 2026 pukul 10.00 WIB melalui laman resmi pendaftaran.

Momentum ini diwarnai protes orang tua murid terkait transparansi seleksi berkas serta kebingungan akibat jadwal yang bertabrakan dengan batas akhir Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB).

>>> AS Proyeksikan Tarif Final Produk Indonesia Capai 18 Persen

Protes dan Kritik dari Orang Tua

Forum Orang Tua Siswa (Fortusis) Jawa Barat mengkritik jadwal pengumuman yang bersamaan dengan penutupan masa pemetaan. Mereka menilai sistem digital tidak matang dan mengalami gangguan fatal.

Ketua Fortusis, Dwi Subianto, menyoroti kacaunya perencanaan lini masa oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat yang memicu penumpukan agenda krusial.

“Hari ini kan pengumuman sekolah Maung, kemudian hari terakhir juga masa pemetaan. Itu yang dikeluhkan oleh orang tua,” ujar Dwi Subianto.

Fortusis menilai kendala teknis pada sistem pendaftaran digital, seperti penguncian otomatis data siswa yang baru dipetakan, belum sepenuhnya diperbaiki hingga tenggat waktu penutupan.

“Katanya kemarin mau diperbaiki, tapi kami tidak yakin bahwa hari ini yang merupakan hari terakhir akan bisa diselesaikan malam hari ini.

Bisa servernya, bisa juga memang sistemnya belum mantap alias masih tambal sulam. Masih dalam rangka desain ulang,” katanya.

Dwi juga mengkritik langkah Dinas Pendidikan yang mengganti sistem lama yang sudah stabil dengan sistem baru, sehingga memunculkan persepsi negatif di kalangan masyarakat.

“Orang tua melihatnya orientasi para pihak yang terlibat di dalam SPMB ini cenderung ke arah proyek. Yang penting saya sudah dibayar sama pemerintah daerah.

>>> SCG Chemicals Kurangi Saham TPIA Jadi 15,71 Persen

Orientasinya semuanya adalah proyek, bukan pendidikannya,” tukasnya.

Selain itu, sejumlah orang tua murid Jalur Potensi Akademik di Subang melayangkan protes terbuka atas penolakan berkas psikogram anak mereka yang dianggap tidak berdasar pada Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 27274/HK.

02.03.

Perubahan Status Sekolah dan Mekanisme Seleksi

Pelaksanaan seleksi tahun ini menjaring talenta muda untuk 41 sekolah mitra di Jawa Barat, terdiri dari 28 SMA dan 13 SMK, dengan total daya tampung mencapai 21.000 kursi.

Berdasarkan data panitia, terdapat 38.478 pendaftar yang memperebutkan 18.272 kuota murid baru dalam pengumuman yang hasilnya ditentukan melalui rapat dewan guru.

Kebijakan perubahan status sekolah ini membawa implikasi besar terhadap mekanisme seleksi wilayah karena tidak lagi menerapkan sistem pembatasan jarak zonasi.

Plt Kepala Sekolah SMAN 2 Tambun Selatan, H. Burhanuddin, menjelaskan bahwa syarat utama pendaftaran kini berbasis pada kepemilikan Kartu Keluarga Provinsi Jawa Barat tanpa memedulikan lokasi asal sekolah menengah pertama calon peserta.

>>> IHSG Ambles ke Level 5.371 akibat Sentimen Suku Bunga AS

“Jadi, seluruh siswa sekolah yang memiliki KK Jawa Barat bisa mendaftar di SMAN 2 Tambun Selatan.

Sekalipun sekolah SMP nya berada di Jakarta ataupun dari kota atau daerah lain di Jawa Barat,” tegas H. Burhanuddin.

Penunjukan SMAN 2 Tambun Selatan dilakukan karena wilayah sekitar sudah diakomodasi oleh keberadaan SMAN 9 Tambun Selatan serta lembaga swasta yang bermitra dengan pemerintah daerah.

Program penataan institusi ini diproyeksikan untuk melahirkan generasi lulusan berprestasi tinggi yang mampu menembus perguruan tinggi negeri klaster utama di Indonesia.

“Diharapkan lulusan SMAN MAUNG, diterima di PTN sebanyak 80 persen dan sisa 20 persen mampu bersekolah di luar negeri,” tutup H. Burhanuddin.

Bagi pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi, tahapan berikutnya adalah melakukan proses daftar ulang serta mencetak bukti kelulusan secara mandiri pada tanggal 9 hingga 10 Juni 2026.

Calon murid yang tidak lolos seleksi masih diberikan kesempatan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk mendaftar pada seleksi SPMB sekolah reguler tahap satu atau tahap dua melalui situs spmb.

jabarprov. go.

>>> DPRD Surabaya Minta Dispendik Siapkan Server SPMB 2026/2027

id hingga pukul 00.00 WIB.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru