PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengumumkan transaksi penyeimbangan kepemilikan saham oleh SCG Chemicals Public Company Limited (SCGC) pada Senin (8/6/2026).
Porsi kepemilikan SCGC berkurang dari sebelumnya 29,38 persen atau setara 25,41 miliar lembar saham menjadi sekitar 15,71 persen.
>>> IHSG Ambles ke Level 5.371 akibat Sentimen Suku Bunga AS
Presiden Direktur & CEO TPIA Erwin Ciputra menyatakan bahwa pelepasan saham ini tidak mengubah status kemitraan kedua perusahaan.
"SCGC merupakan pemegang saham jangka panjang dan mitra strategis yang telah memberikan kontribusi penting bagi perjalanan pertumbuhan Chandra Asri," ujar Erwin.
Transaksi ini meningkatkan porsi saham publik atau free float TPIA menjadi sekitar 25,7 persen, yang diharapkan memperluas likuiditas perdagangan pasar.
>>> DPRD Surabaya Minta Dispendik Siapkan Server SPMB 2026/2027
Pasca-transaksi, tiga pemegang saham strategis utama—PT Barito Pacific Tbk (BRPT), SCGC, dan Thaioil Public Company Limited—menguasai total 74,3 persen saham TPIA.
Harga saham TPIA di bursa melonjak 17,24 persen ke posisi Rp1.530 per saham pada pukul 09.51 WIB, meskipun IHSG melemah 2,10 persen ke level 5.477.
>>> Telkom Gelar RUPST untuk Buyback Rp4 Triliun dan Perubahan Pengurus
Pada kuartal I-2026, TPIA membukukan laba bersih sebesar US$205 juta dan EBITDA mencapai US$421 juta.
"EBITDA kuartalan mencetak rekor US$421 juta dan laba bersih kuartalan US$205 juta, tertinggi dalam sejarah grup," tulis manajemen TPIA.
Lonjakan profitabilitas didorong oleh integrasi aset Shell Singapore dan operasi ritel ExxonMobil Singapore, serta likuiditas solid sebesar US$3,8 miliar.
>>> Pakar Energi Desak Transparansi Data Impor Migas Tanpa Tender
TPIA mengalokasikan belanja modal US$1 miliar untuk mendirikan fasilitas caustic soda dan ethylene dichloride global yang ditargetkan beroperasi penuh pada 2027.