Presiden Prabowo Subianto memperkenalkan motivator asal Amerika Serikat, Tony Robbins, dalam acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (3/6/2026).
Robbins diajak langsung oleh Presiden untuk melihat pelaksanaan sekaligus mencicipi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para siswa.
>>> DPR Sahkan Revisi UU PPSK, Beri Wewenang Evaluasi Kinerja BI
"Terima kasih.
Hari ini saya memang mengundang seorang motivator, seorang tokoh, tokoh pengusaha yang sukses dari Amerika Serikat, yang sudah menjadi sahabat saya," kata Prabowo.
Undangan tersebut diberikan karena Robbins memiliki ketertarikan terhadap program pangan yang sedang dijalankan oleh pemerintah Indonesia saat ini.
"Saya jumpa beliau karena beliau dengar tentang program kita," ujar Prabowo.
Robbins yang memiliki nama asli Anthony J. Mahavoric tersebut diketahui tumbuh dari keluarga yang sangat miskin.
Pengalaman masa kecil yang sulit saat perayaan Thanksgiving membentuk kepedulian sosialnya terhadap isu kelaparan.
"Banyak pandangan-pandangan beliau sama dengan pandangan saya.
>>> Investor Global Mulai Borong Token HYPE karena Faktor Fundamental
Beliau berasal dari keluarga yang sangat miskin, dari kecil beliau menghadapi tantangan, berasal dari keluarga yang sangat miskin," kata Prabowo.
Kondisi ekonomi keluarga yang serba kekurangan membuat Robbins sempat tidak memiliki makanan sama sekali pada masa lalu.
"Tiba-tiba ada orang yang datang, mungkin mendengar dari tetangga-tetangga bahwa keluarga ini tidak punya makan," tutur Prabowo.
Kejadian tersebut menjadi titik balik bagi Robbins yang kemudian tumbuh menjadi sosok pengusaha dan penulis buku pengembangan diri terkenal seperti Unlimited Power dan Awaken the Giant Within.
"Dari situlah beliau berkembang sampai pada saat beliau jadi orang, beliau selalu mikir orang-orang yang tidak makan," lanjut Prabowo.
Kesamaan latar belakang pemikiran mengenai akses pangan ini membuat kedua tokoh menemukan titik temu dalam memandang persoalan sosial.
"Jadi, di situ mungkin ada berjumpanya nilai, berjumpanya pandangan, dan berjumpanya filosofi," katanya.
Saat mendampingi Robbins mencicipi hidangan sekolah dari dapur Polri, Presiden Prabowo mengungkapkan kesannya terhadap kualitas makanan yang disajikan kepada siswa.
>>> AS Kabulkan 18 Pengecualian Tarif untuk Ekspor Indonesia
"Saya akui karena ini, apa itu, dapurnya Polri yang agak baik, lah, saya, saya, saya.. Kenapa kalian ketawa?
Kenapa kalian ketawa? Kenapa?
Ya bagus, dong, agak baik itu bagus. Daripada agak jelek," kata Prabowo.
Ia juga memberikan pujian terhadap cita rasa nasi pulen serta lauk orek tempe yang dihidangkan dalam program tersebut.
"Ini nasinya enak. Saya akui, pulen.
Enggak kalah sama restoran Jepang," ujarnya.
Prabowo kemudian menutup komentarnya dengan seloroh mengenai porsi lauk yang dinilainya masih kurang.
>>> Solo Gelar Festival Musik dan Wellness Suaraga pada Juli 2026
"Orek tempe, enak sekali. Hanya kurang banyak," ujarnya.