Presiden Prabowo Subianto secara resmi melakukan perombakan kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) pada Selasa (2/6/2026).
Langkah ini diambil untuk menyegarkan struktur organisasi demi mengoptimalkan program prioritas nasional.
>>> Pemerintah Kaji Ulang Pencabutan Izin Tambang PT Agincourt Resources
Susunan Kepemimpinan Baru
Mayor Jenderal TNI Trenggono dilantik menjadi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Sony Sanjaya. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara.
Posisi Kepala Badan Gizi Nasional kini dipercayakan kepada Nanik S. Deyang yang menggantikan Dadan Hindayana.
Struktur kepemimpinan juga diperkuat oleh Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Lodewijk Pusung.
>>> Rupiah Melemah ke Rp 17.914 per Dolar AS Akibat Tekanan Global
Evaluasi intensif terhadap kinerja lembaga selama 1,5 tahun terakhir menjadi dasar perombakan total ini.
Pemerintah menegaskan pergantian posisi ini krusial untuk memastikan agenda peningkatan kualitas gizi masyarakat berjalan akuntabel.
>>> Rupiah Tembus Rp17.925 per Dolar AS, Terendah Sepanjang Sejarah
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan Presiden terus memantau kinerja seluruh kabinet, termasuk BGN.
Keputusan ini diambil berdasarkan masukan dari berbagai kementerian, masyarakat, dan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Lembaga ini memegang mandat besar dalam menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan lokal dan mengoordinasikan intervensi gizi di seluruh Indonesia.
>>> Kementerian ESDM Izinkan Lemigas Impor Minyak dan Gas Bumi
Pihak Istana memastikan pergantian kepemimpinan tidak akan mengganggu program kemasyarakatan yang sedang berjalan.