Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada April 2026 mencapai 1,25 juta kunjungan.
Angka ini naik 14,75 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Secara tahunan, pertumbuhan mencapai 7,22 persen.
>>> Mendikdasmen Larang Canda Fisik di Sekolah, Dorong Budaya Humanis Cegah Perundungan
Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini, menyampaikan data tersebut dalam konferensi pers, Senin (2/6).
"Dengan demikian, secara total jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia sebanyak 1,25 juta kunjungan atau naik 14,75% secara bulanan, sedangkan secara tahunan naik 7,22%," ujar Pudji.
Kumulatif Capai 4,68 Juta
Secara akumulatif sejak Januari hingga April 2026, total kunjungan wisman mencapai 4,68 juta kunjungan. Angka ini tumbuh 8,24 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
>>> BPS: China, Jepang, dan Australia Dominasi Impor Non-Migas Indonesia
BPS mencatat capaian tersebut sebagai rekor tertinggi baru sejak 2020.
Kedatangan wisman pada April 2026 didominasi oleh warga negara Malaysia dengan porsi 16,65 persen. Australia menyusul dengan 12,65 persen, dan Tiongkok 10,73 persen.
Peningkatan arus wisman dipengaruhi oleh liburan di Australia dan musim semi di Prancis.
>>> Investor Asing Mulai Borong Saham BBCA Setelah Tekanan Jual
Sementara itu, pergerakan wisatawan nusantara justru menurun. Jumlah perjalanan domestik tercatat 97,55 juta perjalanan, turun 22,79 persen secara bulanan.
Warga negara Indonesia yang bepergian ke luar negeri juga berkurang menjadi 644 ribu perjalanan pada April 2026.
"Angka ini turun 3,49% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menunjukkan adanya perlambatan mobilitas masyarakat Indonesia ke destinasi internasional pada awal tahun ini," kata Pudji.
>>> BSI Salurkan KUR 2026 untuk UMKM dengan Plafon hingga Rp100 Juta
Secara kumulatif, perjalanan warga Indonesia ke luar negeri pada Januari-April 2026 mencapai 3,14 juta perjalanan.