Kementerian Pariwisata (Kemenpar) membidik target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebesar 17,6 juta hingga 19,1 juta pada tahun 2027.
Target ini dipaparkan dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR pada Rabu (17/6).
>>> Kemendiktisaintek Siapkan Rp200 Miliar untuk PTS Menuju World Class University
Angka tersebut menunjukkan kenaikan sekitar 8,5% hingga 10% dibandingkan sasaran tahun sebelumnya.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyatakan sektor pariwisata memiliki mandat untuk memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian nasional hingga 2029.
Proyeksi Pengeluaran dan Devisa
Kemenpar juga memproyeksikan pengeluaran wisman meningkat 5,5% hingga 6,6%, menjadi US$1.447 hingga US$1.497 per kunjungan.
>>> Prodia Diagnostic Line IPO, Target Dana Rp62,75 Miliar
Hal ini diharapkan mendongkrak penerimaan negara.
“Diharapkan menghasilkan devisa pariwisata sebesar US$25,5 hingga US$28,6 miliar, atau tumbuh 15,9% dibanding tahun sebelumnya,” kata Widiyanti.
Dengan kurs Rp18.000 per dolar AS, devisa tersebut setara Rp459 triliun hingga Rp515 triliun.
>>> Kejagung Periksa Sony Sonjaya Terkait Permohonan Justice Collaborator
Untuk pergerakan domestik, perjalanan wisatawan nusantara ditargetkan minimal 1,28 miliar perjalanan, naik 8,5% dari 2026. Target penyerapan tenaga kerja mencapai 27,33 juta orang.
Pemerintah juga mematok kontribusi pariwisata terhadap PDB naik 0,4 poin persentase ke kisaran 4,7% hingga 4,8%.
Investasi sektor pariwisata ditargetkan minimal Rp71 triliun.
>>> OJK Restui Jeffrey Hendrik Jadi Dirut BEI Periode 2026-2030
Kemenpar melakukan penyesuaian indikator dengan tidak lagi memasukkan Travel and Tourism Development Index sebagai indikator kinerja utama. Alasannya, siklus pemeringkatan indeks tersebut berlangsung dua tahun sekali.
