⌂ Beranda News Merdeka Gold Resources Mulai Pengeboran Dalam 3.600 Meter di Tambang Emas Pani

Merdeka Gold Resources Mulai Pengeboran Dalam 3.600 Meter di Tambang Emas Pani

Merdeka Gold Resources Mulai Pengeboran Dalam 3.600 Meter di Tambang Emas Pani
Tambang Emas Pani di Gorontalo
A A Ukuran Teks16px

Merdeka Gold Resources juga telah menyiapkan agenda eksplorasi lanjutan di wilayah Lone Pine. Kegiatan pengeboran di area tersebut dijadwalkan dimulai pada semester II 2026.

Dalam mendukung program eksplorasi yang lebih luas, perseroan berencana melakukan survei geofisika menggunakan metode Mobile Magnetotelluric serta survei magnetik udara berbasis helikopter.

Program survei tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni atau Juli 2026.

Teknologi geofisika digunakan untuk membantu pemetaan potensi mineralisasi di area yang lebih luas dan mendalam.

>>> Kementerian ESDM Percepat Pembangunan PLTS untuk Tekan Dampak Pelemahan Rupiah

Perseroan menegaskan seluruh informasi dan hasil pengeboran nantinya akan disampaikan sesuai standar pelaporan internasional yang berlaku, termasuk JORC Code 2012 dan KCMI 2017.

Merdeka Gold Resources menyatakan akan menyampaikan data lanjutan setelah hasil pengeboran material tersedia dan telah ditinjau secara menyeluruh sesuai ketentuan teknis pelaporan sumber daya mineral.

Profil Perusahaan dan Prospek Tambang Pani

PT Merdeka Gold Resources Tbk merupakan perusahaan tambang emas Indonesia yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh PT Merdeka Copper Gold Tbk (IDX: MDKA).

Perseroan resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia pada September 2025.

Pencatatan saham tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi grup untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus meningkatkan transparansi perusahaan. Tambang Emas Pani menjadi aset utama perseroan.

Proyek tersebut dipandang sebagai salah satu pengembangan tambang emas primer terbesar di Indonesia dengan estimasi umur tambang sekitar 15 tahun.

Produksi emas di Pani didukung fasilitas heap leach dengan kapasitas awal sebesar 8 juta ton per tahun.

Operasional tambang mulai memasuki fase penting sejak kegiatan penambangan awal dimulai pada Oktober 2025. Perseroan kemudian berhasil mencapai produksi emas perdana pada Februari 2026.

Penjualan emas pertama juga telah terlaksana pada Maret 2026 sebagai bagian dari awal fase produksi komersial.

Ke depan, Merdeka Gold Resources juga merencanakan pembangunan fasilitas Carbon in Leach (CIL) yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2028.

Kapasitas pengolahan tambang diproyeksikan meningkat hingga mencapai 12 juta ton per tahun pada 2029.

Dengan peningkatan kapasitas tersebut, produksi emas puncak diperkirakan dapat mencapai sekitar 545 ribu ons per tahun pada 2031.

>>> Rupiah Cetak Rekor Terlemah, Saham Bank Besar Kompak Berguguran

Melalui rangkaian eksplorasi dan pengembangan fasilitas produksi itu, perseroan menargetkan Tambang Emas Pani menjadi salah satu pusat produksi emas utama nasional dalam beberapa tahun mendatang.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru