⌂ Beranda News Investor Asing Borong Saham Merdeka Gold Resources Rp 945 Miliar

Investor Asing Borong Saham Merdeka Gold Resources Rp 945 Miliar

Investor Asing Borong Saham Merdeka Gold Resources Rp 945 Miliar
Tambang Emas Pani milik PT Merdeka Gold Resources Tbk di Gorontalo
A A Ukuran Teks16px

Investor asing membukukan transaksi beli bersih atau net buy senilai Rp 225,8 miliar pada perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia, Kamis, 18 Juni 2026.

Saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menjadi komoditas yang paling banyak dibeli oleh pemodal internasional.

>>> Meksiko Rombak Lini Pertahanan Jelang Hadapi Korea Selatan

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia yang dilansir dari Investor Daily melalui Stockbit Sekuritas, aksi beli bersih investor asing terhadap saham EMAS menembus Rp 945,4 miliar.

Nilai ini dihitung berdasarkan pergerakan harga rata-rata sepanjang perdagangan sesi I. Volume perdagangan saham EMAS yang ditransaksikan oleh investor asing mencapai 133,1 juta saham.

Aksi borong di pasar reguler ini berjalan beriringan dengan penguatan harga saham EMAS yang melonjak 3,2 persen menuju level Rp 7.225.

Dalam kurun waktu sepekan terakhir, harga saham EMAS telah mengalami kenaikan sebesar 4,7 persen.

Meski demikian, performa saham EMAS dalam sebulan ke belakang sempat merosot hingga 8,5 persen.

Jika dihitung sejak awal tahun atau secara year to date, pergerakan saham EMAS menunjukkan performa impresif dengan lonjakan mencapai 30,1 persen.

>>> Kemnaker Tutup Program Magang Nasional Batch 3 Tahun 2025

Emiten ini pun terus mendapatkan sentimen positif dari pasar global. PT Merdeka Gold Resources Tbk telah mengantongi dukungan kuat dari deretan investor global.

Respons positif ini mengalir menjelang rencana korporasi untuk mencatatkan saham di Bursa Efek Hong Kong atau Hong Kong Stock Exchange.

Manajemen perseroan memaparkan bahwa sejumlah investor utama atau cornerstone investors telah menyampaikan komitmen resmi. Mereka dipastikan ikut berpartisipasi dalam agenda penawaran saham EMAS di bursa HKEX.

Daftar Investor Utama yang Terlibat

Dari kelompok pelaku industri strategis, korporasi yang terlibat meliputi Wanguo Gold Group Limited, CNGR Co Ltd, dan Mercuria Holdings Pte Ltd. Selain itu, terdapat pula Trafigura Pte Ltd, Glencore International AG, serta Intera Mining Investment Limited.

Sementara itu, dari kelompok investor keuangan, komitmen datang dari Ping An of China Asset Management Co Ltd dan GF Fund Management.

Eurus Holdings SPC milik ORIX, Dymon Asia Multi-Strategy Investment Master Fund, serta Wind Sabre Fund SPC juga turut ambil bagian.

Deretan investor utama tersebut telah menyerap sekitar 49,9 persen dari total saham yang ditawarkan dalam penawaran dasar.

>>> Minum Pil KB tapi Tidak Haid, Ini Penyebabnya

Angka penyerapan ini merupakan batas tertinggi yang diizinkan oleh regulasi pencatatan saham di HKEX.

Potensi dan Capaian Tambang Emas Pani

Tingginya ketertarikan investor global terhadap saham EMAS ditopang oleh prospek cerah Tambang Emas Pani. Proyek pertambangan tersebut kini tengah memasuki tahap peningkatan volume produksi secara berkala.

Sejak resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2025, EMAS telah melewati beberapa fase krusial.

Perusahaan sukses melaksanakan penuangan emas pertama pada Februari 2026, yang dilanjutkan dengan penjualan emas perdana pada Maret 2026.

Hingga periode akhir tahun 2025, kawasan Tambang Emas Pani tercatat menyimpan sumber daya mineral mencapai 7 juta ons emas.

Sementara itu, total cadangan bijih emas di lokasi tersebut dilaporkan menyentuh angka 5,2 juta ons emas.

>>> IDI Pertanyakan Tuntutan 4,5 Tahun Penjara Dokter Ratna

Melalui kepemilikan volume sumber daya dan cadangan tersebut, Tambang Emas Pani kini mengukuhkan posisinya sebagai salah satu deposit emas primer dengan skala terbesar di wilayah Asia.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru