⌂ Beranda News Kejagung Selidiki Manipulasi Harga Ekspor Minyak Sawit Mentah

Kejagung Selidiki Manipulasi Harga Ekspor Minyak Sawit Mentah

Kejagung Selidiki Manipulasi Harga Ekspor Minyak Sawit Mentah
Gedung Kejaksaan Agung
A A Ukuran Teks16px

Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah menyelidiki dugaan manipulasi harga ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO). Kasus ini melibatkan belasan perusahaan besar.

Pengusutan perkara tindak pidana korupsi tersebut dikonfirmasi pihak kejaksaan di Jakarta pada Selasa, 26 Mei 2026. Penyidikan telah berjalan selama satu bulan terakhir.

>>> Airlangga Pastikan PPh Devisa Hasil Ekspor SDA Dibebaskan

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengatakan pihaknya terus mengumpulkan bukti material. Fokus saat ini adalah mendalami keterangan dari berbagai saksi.

"Perkara manipulasi atau transfer pricing itu kita sekarang sedang melakukan penyidikan," ujar Syarief.

Kejagung berkoordinasi lintas kementerian untuk mempercepat penanganan perkara. Identitas para saksi masih dirahasiakan demi kelancaran proses hukum.

>>> Kemensos Salurkan Bansos PKH Tahap 2 Melalui KKS dan PT Pos Indonesia

"Melengkapi data yang ada di kita," kata Syarief.

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa pemerintah memantau ketat investigasi. Terdapat indikasi kuat hilangnya potensi pendapatan negara akibat pemalsuan nilai dokumen pengapalan.

"BPKP dan Kejagung sudah bergerak, saya masih menunggu laporan dari mereka. Minggu depan saya akan minta laporan perkembangan seperti apa," ujar Purbaya.

Modus operandi yang digunakan adalah penjualan komoditas ke entitas terafiliasi di luar negeri dengan harga di bawah pasar.

>>> Polri Ingatkan Pengendara Tidak Nyalakan Lampu Hazard Saat Hujan

Komoditas tersebut kemudian dijual kembali ke negara tujuan akhir dengan harga normal yang lebih tinggi.

Pemeriksaan dilakukan terhadap 10 perusahaan terbesar, namun total lebih dari 15 perusahaan diperiksa. "Itu baru sektor CPO.

Pada batu bara juga ada temuan menarik dan akan kami diskusikan dengan BPKP," kata Purbaya.

>>> Oppo Luncurkan Oppo Bubble, Aksesori Magnetik Multifungsi Mirip MagSafe

Penyidikan kini meluas ke komoditas energi setelah ditemukan pola kejahatan serupa pada dokumen ekspor tambang. Kejagung dijadwalkan menerima laporan perkembangan investigasi pada pekan depan.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru