Kejaksaan Agung menjadwalkan pemeriksaan terhadap Wakil Kepala Badan Gizi Nasional periode 2025-2026, Komisaris Jenderal (Purnawirawan) Sony Sonjaya, pada Kamis pagi (18/06/2026).
Pemeriksaan ini terkait dugaan korupsi dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis.
>>> Bahlil Bentuk Tim Pengadaan untuk Atasi Pasokan Batu Bara PLN
Pemeriksaan di Gedung Bundar Kejagung
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, mengonfirmasi lokasi pemeriksaan. "Benar, [pemeriksaan] di Gedung Bundar Kejagung," ujarnya.
Pihak kuasa hukum Sony menyatakan jaksa belum memberikan rincian mendalam materi pemeriksaan. Namun, ada indikasi proses ini berkaitan dengan pengajuan status hukum tertentu.
>>> 3.161 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Pengosongan Eks Hotel Sultan
Sony Sonjaya membenarkan adanya jadwal pemeriksaan. "Kamis ada jadwal pemeriksaan," katanya.
Penasihat hukum Sony, Krisna Murti, menjelaskan kliennya berencana membuka informasi mengenai pihak yang diduga mengintervensi penentuan lokasi dapur proyek.
Lebih dari 20 nama dari eksekutif, legislatif, dan yudikatif diduga terlibat.
>>> IHSG Anjlok ke 6.191, Saham RONY Justru Mentok ARA
"Persentasenya [terbesar] mungkin legislatif," ujar Sony.
Saat ini muncul dua versi daftar nama yang berbeda di publik. Satu versi memuat 26 nama yang melibatkan pejabat dan kerabatnya.
>>> Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, BNI 18 Juni 2026 Naik
Versi lain berisi 32 nama dengan rincian peran masing-masing dalam kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis.