Pasar saham global mengalami kenaikan pada Senin, 25 Mei 2026, sementara dolar AS dan harga minyak mentah turun.
Investor bereaksi terhadap potensi kemajuan diplomatik untuk mengakhiri perang di Iran, seperti dilansir Detik Finance.
>>> Perencanaan Pajak Kunci dalam Menentukan Waktu Klaim Social Security
Indeks STOXX 600 Eropa naik 0,7% ke 629,24. Sementara itu, futures Nasdaq naik 1,4% dan futures S&P naik 1%.
Di sisi lain, harga minyak mentah Brent anjlok sekitar 5% ke level terendah dua minggu di $98,73 per barel.
>>> Penyuling India Tingkatkan Impor Minyak dari Amerika Latin dan Afrika
Minyak mentah West Texas Intermediate AS juga turun hampir 5% ke $91,79 per barel.
Negosiasi Damai Iran Jadi Fokus Pasar
Chris Weston, kepala riset di Pepperstone, mengatakan pasar keuangan telah mengalihkan fokus dari waktu pasti penyelesaian geopolitik ke arah umum negosiasi yang sedang berlangsung.
"Nada pembicaraan secara konsisten mengarah pada semacam resolusi... Kami menjadi sangat sabar menunggu tenggat waktu penyelesaian," ujar Weston.
>>> Imbal Hasil Obligasi Melonjak Akibat Inflasi dan Ketegangan Geopolitik
Pergerakan pasar terjadi meskipun juru bicara kementerian luar negeri Iran pada Senin menyatakan bahwa meskipun banyak agenda telah disepakati, hal itu tidak berarti Teheran siap segera menandatangani perjanjian damai.
Antusiasme pasar masih terbatas karena kurangnya kejelasan mengenai jadwal pembukaan kembali Selat Hormuz.
>>> 3 Saham Dividen Tinggi untuk Dibeli Saat Ini
Selat tersebut merupakan jalur maritim penting bagi seperlima pengiriman minyak dan gas alam cair global sebelum konflik dimulai hampir tiga bulan lalu.