⌂ Beranda News Saham USA Rare Earth Melonjak Usai Raih Pendanaan Departemen Energi AS

Saham USA Rare Earth Melonjak Usai Raih Pendanaan Departemen Energi AS

Saham USA Rare Earth Melonjak Usai Raih Pendanaan Departemen Energi AS
Grafik kenaikan saham USA Rare Earth
A A Ukuran Teks16px

Saham USA Rare Earth melonjak hampir 7% pada perdagangan hari ini setelah perusahaan mendapatkan pendanaan dari Departemen Energi Amerika Serikat (DOE).

Kenaikan ini terjadi di tengah pemulihan sektor mineral domestik, setelah sebelumnya mengalami tekanan akibat kekhawatiran pasar terhadap hubungan perdagangan internasional.

>>> Proyeksi Kenaikan Tunjangan Sosial 2027 Capai 3,9%

Sebelumnya, harga saham perusahaan dan MP Materials sempat turun tajam setelah pengumuman Gedung Putih mengenai kunjungan Presiden Trump ke China.

Beijing saat itu menyetujui untuk mengatasi kelangkaan mineral tanah jarang yang kritis.

Kesepakatan tersebut awalnya menekan harga saham karena menandakan potensi penurunan harga mineral global dan mengurangi urgensi untuk membangun rantai pasok lokal.

Namun, investor kemudian mempertimbangkan kembali kebutuhan strategis jangka panjang akan kapasitas pemrosesan independen.

>>> EuroDry Returns to Profitability in Q1 2026 Driven by Surging Charter Rates

Analis industri mencatat bahwa China tetap menjadi pemain dominan di sektor tanah jarang dan masih memiliki pengaruh pasar yang signifikan.

Pendanaan dari Departemen Energi

Pemulihan keuangan ini bertepatan dengan pengumuman pendanaan federal besar-besaran yang bertujuan meningkatkan kapasitas pemrosesan Amerika.

DOE memilih USA Rare Earth untuk menerima paket pendanaan senilai US$19,3 juta.

>>> Harry Styles dan Zoe Kravitz Dikabarkan Akan Nikah di Inggris saat Natal

Pendanaan tersebut akan digunakan untuk proyek pemisahan elemen tanah jarang (REE) skala percontohan guna meningkatkan kapasitas pemrosesan domestik.

Perusahaan baru-baru ini juga menyelesaikan perjanjian untuk mengamankan bahan baku dan kekayaan intelektual penting untuk teknologi pemisahan.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk mengurangi risiko pengembangan sebelum mencapai target produksi jangka panjang.

Manajemen berencana menggunakan sumber daya ini untuk memulai operasi tambang Round Top pada tahun 2028.

>>> Antony Starr Tanggapi Kritik Penggemar Jelang Final The Boys

Proyek ini bertujuan membangun rantai pasok tambang-ke-magnet yang sepenuhnya domestik dan terlindung dari perubahan kebijakan perdagangan internasional.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru