Miliarder Elon Musk mengumumkan pengembangan chip kecerdasan buatan (AI) baru yang diklaim memiliki performa dua hingga tiga kali lebih baik dibandingkan chip Nvidia, dengan biaya produksi yang jauh lebih murah.
Rencana ambisius tersebut disampaikan Musk kepada pendiri Baron Capital, Ron Baron, seperti dilansir dari Detik iNET.
>>> Rupiah Melemah ke Rp17.796 per Dolar AS Kamis Siang
Musk mengklaim chip AI terbaru ini dibangun dengan efisiensi biaya sangat tinggi, hanya sebesar 10 persen dari biaya biasanya.
"Saya sudah menyimpan seluruh desain fisik chip tersebut dalam memori, saya dapat memvisualisasikannya secara keseluruhan," ujar Elon Musk, Pendiri Tesla dan xAI, dalam wawancara virtual pada Kamis, 18 Juni 2026.
>>> Blibli dan idEA Tanggapi Kewajiban NIB dalam Permendag Terbaru
Kolaborasi Tiga Perusahaan Besar
Untuk mewujudkan proyek ini, Tesla telah mengumumkan kolaborasi bersama SpaceX dan xAI sejak Maret 2026 untuk mendirikan TeraFab, fasilitas manufaktur chip yang diproyeksikan menjadi yang terbesar.
>>> Agen AI di Moltbook Ciptakan Agama Digital Sendiri, Dinamai Crustafarianism
Aliansi strategis ini juga merangkul Intel yang bergabung pada April 2026, serta melibatkan pembicaraan dengan CEO ASML Christophe Fouquet untuk pengadaan peralatan fabrikasi khusus yang dibutuhkan dalam proses produksi.
"Dia sangat serius tentang semua proyek tersebut," ungkap Christophe Fouquet, CEO ASML, pada Mei 2026 setelah membahas TeraFab dan SpaceX bersama Musk.
>>> Aspermigas: Ruang Penurunan Harga Pertamax Terbuka Lebar
Meski demikian, upaya menantang dominasi Nvidia menghadapi tantangan berat karena Nvidia terus berinovasi lewat arsitektur baru seperti chip Vera Rubin yang jauh lebih hemat energi.