⌂ Beranda News Saham SpaceX Melonjak 7,7% di Perdagangan Prapasar, Kapitalisasi Tembus US$2 Triliun

Saham SpaceX Melonjak 7,7% di Perdagangan Prapasar, Kapitalisasi Tembus US$2 Triliun

Saham SpaceX Melonjak 7,7% di Perdagangan Prapasar, Kapitalisasi Tembus US$2 Triliun
Ilustrasi saham SpaceX melonjak pada debut IPO di Nasdaq
A A Ukuran Teks16px

Saham Space Exploration Technologies Corp (SpaceX) melonjak hingga 7,7 persen menjadi US$173,30 dalam perdagangan prapasar pada Senin (15/6/2026), berdasarkan data Bloombergtechnoz.

Lonjakan ini berpotensi melanjutkan pertumbuhan 19 persen yang telah dicatatkan pada perdagangan Jumat pekan lalu.

>>> Kalventis Sinergi Farma Sediakan Vaksinasi Lengkap untuk Lindungi Keluarga

Kenaikan nilai saham membawa kapitalisasi pasar perusahaan milik Elon Musk ini melewati angka US$2 triliun setelah merampungkan penawaran umum perdana saham (IPO) senilai US$75 miliar.

Sentimen Positif dari Akuisisi xAI

Peningkatan ini memperkuat kepercayaan pasar terhadap reli saham sektor kecerdasan buatan (AI) setelah SpaceX mengakuisisi perusahaan xAI milik Elon Musk pada awal tahun ini.

>>> IHSG Melonjak 4,12 Persen ke 6.254, Dipicu Sentimen Damai AS-Iran

Sentimen positif tersebut juga membuka jalan bagi rencana melantainya bursa perusahaan AI lain seperti Anthropic dan OpenAI sebelum akhir tahun.

Analis Wedbush Securities, Dan Ives, dalam catatan kepada klien menyebut debut positif SpaceX dan sambutan investor merupakan pertanda baik bagi OpenAI dan Anthropic.

Ives menilai pencatatan saham perdana ini menjadi tonggak baru bagi industri teknologi global dan menandai babak baru bagi perkembangan ekosistem kecerdasan buatan.

>>> Saham Antam Melonjak 9,82 Persen Jelang Pembagian Dividen Rp 5 Triliun

"Secara keseluruhan, pencatatan saham SpaceX merupakan momen penting bagi sektor teknologi secara lebih luas, seiring revolusi AI dan data memasuki tahap perkembangan berikutnya," kata Ives.

Sesi perdagangan pada hari Senin ini menjadi momentum penuh pertama bagi SpaceX setelah sahamnya sempat diperdagangkan secara terbatas selama empat jam menjelang penutupan pasar pada hari Jumat di New York.

>>> Starbucks Korea Tutup Seluruh Gerai Lebih Awal untuk Pelatihan Sejarah

Kendati demikian, sebagian investor masih menyuarakan keraguan terkait validitas valuasi raksasa teknologi tersebut karena SpaceX belum membukukan keuntungan hingga saat ini.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru