⌂ Beranda News Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter per 10 Juni 2026, Ini Alasannya
News

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter per 10 Juni 2026, Ini Alasannya

Pertamax di SPBU Pertamina
Antrean kendaraan di SPBU Pertalite
A A Ukuran Teks16px

PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga Pertamax RON 92 dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026.

Sementara itu, Pertamax Green 95 naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Di sisi lain, harga Pertalite tetap dipertahankan sebesar Rp10.000 per liter. Hal ini karena Pertalite termasuk BBM dengan penugasan khusus dari pemerintah.

Perbedaan RON Jadi Faktor Utama

Perbedaan utama antara Pertamax dan Pertalite terletak pada nilai Research Octane Number (RON). Pertalite memiliki RON 90, sedangkan Pertamax memiliki RON 92.

Semakin tinggi RON, semakin besar ketahanan bahan bakar terhadap tekanan dan temperatur tinggi. Hal ini mencegah pembakaran dini atau knocking di ruang mesin.

Kendaraan modern dengan kompresi mesin besar membutuhkan BBM beroktan tinggi. Pertamax diformulasikan untuk efisiensi pembakaran dan menjaga performa mesin jangka panjang.

Sementara itu, Pertalite diperuntukkan bagi kendaraan yang spesifikasinya memerlukan RON 90. Kedua jenis BBM ini memiliki pasar yang berbeda sesuai kebutuhan mesin.

Faktor Lain yang Mempengaruhi Harga

Penetapan harga BBM nonsubsidi dipengaruhi oleh fluktuasi harga minyak mentah dunia. Selain itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga memengaruhi biaya impor bahan baku.

Biaya produksi dan spesifikasi oktan yang lebih tinggi membuat Pertamax lebih mahal. Pemerintah juga memberikan subsidi atau penugasan khusus pada Pertalite sehingga harganya lebih rendah.

Dengan demikian, selisih harga antara Pertamax dan Pertalite merupakan hasil dari perbedaan kualitas, regulasi, dan dinamika pasar energi global.

📰 Update Terbaru