⌂ Beranda News Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax Jadi Rp16.250 per Liter

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax Jadi Rp16.250 per Liter

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax Jadi Rp16.250 per Liter
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter di SPBU
A A Ukuran Teks16px

PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax menjadi Rp16.250 per liter. Kenaikan ini berlaku mulai Rabu, 10 Juni 2026.

Harga sebelumnya berada di level Rp12.300 per liter sejak 1 April 2026. Keputusan ini diambil setelah koordinasi dengan pemerintah dan evaluasi harga keekonomian minyak dunia.

>>> FTSE Russell Keluarkan Saham Indonesia dari Indeks Global

Penyesuaian Akibat Fluktuasi Harga Minyak Global

Penyesuaian harga dipicu oleh lonjakan harga minyak mentah global yang melampaui asumsi APBN sebesar US$70 per barel.

Depresiasi nilai tukar rupiah juga turut mendorong tingginya harga keekonomian Pertamax.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan bahwa BBM nonsubsidi seperti Pertamax series harga jualnya disesuaikan dengan perkembangan kondisi pasar dan faktor ekonomi yang memengaruhi biaya pengadaan energi.

Manajemen menegaskan bahwa penyesuaian ini tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat. Tarif baru Pertamax diklaim masih lebih terjangkau dibandingkan BBM sekelas RON 92 di negara-negara Asia Tenggara lainnya.

>>> BRI Izinkan Debitur Pinjol di Bawah Rp1 Juta Ajukan KUR

Kenaikan harga baru ini baru mencakup sekitar 50 persen dari total selisih harga pasar yang sebenarnya.

Sementara itu, tarif BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar dipastikan tidak mengalami perubahan.

Sebelum kebijakan ini, nilai keekonomian Pertamax dilaporkan telah menembus angka Rp17.000-an per liter.

Namun, Pertamina memilih menahan harga di level Rp12.300 per liter sejak awal April 2026.

Selisih ongkos produksi yang ditanggung korporasi selama masa penahanan harga akan digantikan oleh negara melalui skema pembayaran kompensasi energi khusus.

>>> Messi Cetak Hattrick di Piala Dunia 2026, Samai Rekor Klose

Roberth menjelaskan bahwa selisih harga yang ditahan setiap bulan akan diberikan kompensasi dari pemerintah setelah pembahasan.

Pengamat ekonomi, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede, menghitung bahwa dengan harga jual baru Rp16.250, Pertamax masih dijual di bawah harga keekonomian sekitar Rp250 per liter.

Lonjakan harga minyak mentah dunia dan depresiasi rupiah menjadi pemicu utama tingginya harga keekonomian saat ini.

Evaluasi berkala terhadap indikator keekonomian akan terus dilakukan setiap bulan dengan mengikuti arahan dari pembuat kebijakan.

>>> Garena Rilis Kode Redeem Free Fire Terbaru 18 Juni 2026

Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjalankan penugasan pemerintah sekaligus menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru