PT Superior Porcelain Sukses meluncurkan lini produk premium terbaru, Alila Granite Tile, di ajang Keramika 2026.
Peluncuran ini berlangsung di NICE Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Banten, pada 4-7 Juni 2026.
>>> Islam Berikan Solusi Pernikahan Tak Bahagia Melalui Komunikasi Suami Istri
Langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk membidik segmen kelas atas di pasar lokal.
Direktur PT Superior Porcelain Sukses, Sie Hai Dong, menyatakan bahwa produk ini bertujuan memenuhi kebutuhan konsumen dalam negeri terhadap produk berkualitas tinggi yang selama ini didominasi impor.
“Melalui produksi dalam negeri, kami ingin memenuhi kebutuhan pasar terhadap granite tile premium yang selama ini masih banyak dipenuhi oleh produk impor,” katanya.
Menurut Sie Hai Dong, peningkatan kepercayaan dan daya beli masyarakat terhadap produk lokal menjadi peluang besar bagi produsen domestik untuk memperluas ekspansi.
>>> Badan Gizi Nasional Ubah Strategi, Fokus Manfaatkan Fasilitas yang Ada untuk Makan Bergizi Gratis
Penguatan produksi lokal juga diharapkan mampu menjaga devisa negara.
Ia menambahkan bahwa industri keramik dan granite tile Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di kancah global jika didukung oleh kualitas, desain, dan teknologi yang kompetitif.
“Kami percaya industri keramik dan granit Indonesia memiliki potensi yang sangat besar.
>>> Strategi Fiskal Adaptif Jaga Ketahanan APBN dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Melalui Alila Granite Tile, kami ingin menghadirkan alternatif produk premium karya anak bangsa yang mampu memenuhi ekspektasi konsumen dari sisi estetika dan kualitas, sekaligus memiliki daya saing global,” ujar dia.
Ajang Keramika 2026 diselenggarakan oleh Panorama Media bekerja sama dengan Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI).
Pameran ini menghadirkan program business matching, konferensi arsitektur, hingga demonstrasi produk.
Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza, menilai kolaborasi dalam pameran tersebut dapat mempercepat adopsi teknologi modern, memperluas jejaring bisnis, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
>>> TNI AU Kerahkan Pesawat Angkut untuk Kirim Tujuh Tower Darurat ke Sumut
“Didukung kapasitas terpasang 650 million meter persegi serta penguatan kebijakan SNI dan TKDN, kami optimis sektor ini siap bertransformasi menjadi industri hijau yang berdaya saing tinggi di pasar internasional,” ujarnya.