Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) resmi menaikkan status ancaman kontra-intelijen terhadap Israel ke level kritis.
Langkah ini dipicu oleh kekhawatiran atas aktivitas spionase yang dinilai agresif terhadap pejabat tinggi Washington.
>>> AI Ubah Cara Konsumen Pilih Televisi Modern
Badan Intelijen Pertahanan AS (DIA) telah mengeluarkan dokumen setebal tujuh halaman yang mengidentifikasi sejumlah insiden spesifik dalam beberapa pekan terakhir.
Informasi tersebut diungkap oleh dua pejabat aktif dan seorang mantan pejabat AS kepada NBC News.
Menurut mereka, otoritas Israel diduga berupaya memantau pejabat senior AS untuk mengakses pembahasan internal pemerintahan Presiden Donald Trump mengenai konflik Timur Tengah.
Ketegangan Hubungan Trump-Netanyahu
Pengawasan ketat ini muncul di tengah keretakan hubungan antara Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
>>> Pemerintah Sahkan PP Nomor 20 Tahun 2026, Pajak UMKM 0,5% Jadi Permanen
Perbedaan strategi perang terkait Iran serta operasi militer di Lebanon menjadi pemicu utama ketegangan.
Laporan dari Anadolu menyebutkan adanya percakapan tegang antara kedua pemimpin pada pekan ini mengenai arah kebijakan luar negeri AS.
Para pengamat menilai Israel memiliki kepentingan mendesak untuk mengetahui apakah Washington akan memilih jalur negosiasi diplomatik atau melanjutkan operasi tempur besar-besaran terhadap Iran.
>>> Portugal Uji Coba Lawan Cile di Oeiras, Martinez Fokus ke Performa Tim
Kedutaan Besar Israel di Washington membantah tuduhan pengumpulan intelijen terhadap pejabat AS dan menyebut informasi itu tidak benar.
Gedung Putih juga menepis laporan tersebut, sementara Pentagon memilih tidak memberikan komentar resmi.
Pakar keamanan dari Center for Strategic and International Studies, Harding, menilai badan intelijen Israel dikenal sangat agresif.
“Mereka memiliki kepentingan besar untuk mengetahui apa yang sedang kami rencanakan,” ujarnya.
>>> Sinar Mas Land Resmi Luncurkan Wander Alley Walk di BSD City
Peningkatan status ancaman ini mencerminkan kompleksitas hubungan kedua negara sekutu yang kerap mengalami gesekan terkait pengumpulan informasi rahasia.