⌂ Beranda News Iran Tuding AS Bertanggung Jawab atas Serangan Israel di Lebanon

Iran Tuding AS Bertanggung Jawab atas Serangan Israel di Lebanon

Iran Tuding AS Bertanggung Jawab atas Serangan Israel di Lebanon
Bendera Iran dan Amerika Serikat menggambarkan ketegangan diplomatik
A A Ukuran Teks16px

Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan Amerika Serikat memikul tanggung jawab langsung atas pelanggaran gencatan senjata oleh Israel di Lebanon pada Senin (8/6/2026).

Pernyataan resmi ini dirilis melalui saluran Telegram Kementerian Luar Negeri Iran. Eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah dinilai menjadi tanggung jawab Amerika Serikat akibat tindakan tersebut.

>>> IHSG Anjlok 35,52 Persen ke 5.594 Poin, Investor Asing Keluar Besar-besaran

Serangan Udara Israel di Beirut

Ketegangan meningkat saat militer Israel melancarkan serangan udara yang menghantam dua apartemen di kawasan permukiman padat penduduk di pinggiran selatan Beirut.

Operasi militer tersebut diklaim Israel sebagai balasan atas serangan roket dan drone yang diluncurkan oleh kelompok Hizbullah.

Kesepakatan gencatan senjata sebenarnya telah dicapai melalui pembicaraan di Washington pada 16 April 2026. Namun, situasi di lapangan dilaporkan belum stabil.

>>> Kebijakan Pengadaan Migas BUMN Tanpa Tender Dinilai Berisiko Moral Hazard

Laporan Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) menyebutkan bahwa Israel terus melancarkan serangan harian ke puluhan permukiman di Lebanon selatan.

Israel juga mempertahankan kendali tembakan di wilayah perbatasan.

Hizbullah merespons tindakan tersebut dengan kembali melancarkan operasi militer terhadap pasukan Israel.

>>> Rupiah Ambles ke Rp 18.115 per Dolar AS pada 8 Juni 2026

Iran juga sempat meluncurkan sejumlah rudal ke arah Israel utara pada Minggu (7/6/2026) malam. Serangan itu sebagai bentuk balasan atas serangan udara di pinggiran Beirut.

Siklus kekerasan di kawasan tersebut terus berlanjut sejak agresi meningkat pada awal Maret 2026. Berbagai upaya diplomasi telah dilakukan, namun belum membuahkan hasil.

Hubungan erat Hizbullah dengan Iran serta peran Amerika Serikat sebagai mediator sekaligus sekutu utama Israel memperumit komitmen penjagaan gencatan senjata.

>>> Telkom Perkuat Pendapatan Non Ritel Lewat Sektor B2B dan Internasional

Tingginya ketidakpercayaan antarpihak menjadi kendala utama.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru