⌂ Beranda News Penerimaan Pajak RI Tembus Rp 834,4 Triliun per Mei 2026, Tumbuh 22,1%

Penerimaan Pajak RI Tembus Rp 834,4 Triliun per Mei 2026, Tumbuh 22,1%

Penerimaan Pajak RI Tembus Rp 834,4 Triliun per Mei 2026, Tumbuh 22,1%
Grafik pertumbuhan penerimaan pajak Indonesia hingga Mei 2026
A A Ukuran Teks16px

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan realisasi penerimaan pajak Indonesia mencapai Rp 834,4 triliun hingga 31 Mei 2026.

Capaian tersebut mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 22,1 persen secara tahunan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu yang berjumlah Rp 683,3 triliun.

>>> AHY Ajak ASEAN dan EAEU Perkuat Kolaborasi Hadapi Ketidakpastian Ekonomi

"Tahun lalu pertumbuhan pajaknya negatif, sekarang positif dan menunjukkan tren yang signifikan," ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Kinerja dan Fakta (KiTa) Edisi Juni 2026 di Jakarta.

Pertumbuhan Merata di Hampir Seluruh Komponen Pajak

Kenaikan realisasi ini didorong oleh pertumbuhan yang merata di hampir seluruh komponen perpajakan.

Penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) Badan mencatatkan pertumbuhan sebesar 23,9 persen dengan nilai nominal Rp 167,6 triliun.

>>> Toyota Luncurkan Innova Crysta Terbaru di India, Harga Mulai Rp370 Jutaan

Gabungan PPh Orang Pribadi dan PPh 21 meningkat 26 persen hingga menyentuh angka Rp 123,1 triliun.

Peningkatan tajam juga terjadi pada sektor konsumsi melalui Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang melonjak hingga 41,3 persen dengan total perolehan Rp 315,7 triliun.

>>> Cara Mudah Mengurus Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026

Kementerian Keuangan menilai bahwa angka capaian ini menjadi indikator kuat bahwa daya beli masyarakat masih terjaga sekaligus mencerminkan aktivitas konsumsi domestik yang kokoh.

Berdasarkan data sektoral, bidang perdagangan menjadi penopang utama dengan mencatatkan pertumbuhan sebesar 52,4 persen yang didorong oleh aktivitas perdagangan daring serta sektor BBM.

Sektor industri pengolahan dan pertambangan migas turut memberikan kontribusi positif dengan pertumbuhan masing-masing sebesar 19,7 persen dan 28,2 persen.

>>> OJK Panggil Pemegang Saham KoinWorks Terkait Kasus Korupsi Kredit

Meskipun demikian, sektor pajak lainnya masih mengalami kontraksi sebesar 6 persen dengan nilai Rp 89,3 triliun.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru