⌂ Beranda News Moody's Beri Outlook Negatif ke Danantara, Manajemen Buka Suara

Moody's Beri Outlook Negatif ke Danantara, Manajemen Buka Suara

Moody's Beri Outlook Negatif ke Danantara, Manajemen Buka Suara
Ilustrasi peringkat kredit Moody's untuk Danantara
A A Ukuran Teks16px

BPI Danantara memberikan tanggapan resmi setelah Moody's Ratings memberikan peringkat kredit Baa2 kepada Danantara Investment Management (DIM). Moody's juga menetapkan outlook negatif untuk seluruh peringkat tersebut.

DIM merupakan instrumen investasi milik Danantara yang dibentuk khusus untuk mengelola dana investasi. Aset yang dikelola berasal dari konsolidasi di bawah naungan BPI Danantara.

>>> Produsen Nikel Masih Menanti Kepastian Peran Danantara dalam Ekspor Satu Pintu

Tim Komunikasi Danantara Indonesia menjelaskan bahwa peringkat serta outlook dari Moody's mencerminkan kondisi kedaulatan Indonesia.

Menurut mereka, penilaian ini menjadi hal yang lumrah bagi entitas yang memiliki keterkaitan erat dengan suatu negara.

"Ini menegaskan kekuatan fondasi institusi kami seiring dengan langkah berkelanjutan untuk berinteraksi dengan pasar keuangan global," tulis keterangan resmi perusahaan pada Jumat (5/6/2026).

"Pengakuan ini semakin memperkuat keyakinan terhadap strategi, tata kelola, dan posisi jangka panjang kami," tambah keterangan itu.

>>> Saham Chandra Asri Pacific TPIA Melejit 13 Persen, Transaksi Nego Capai Rp 8,8 Triliun

Langkah ini juga untuk memperluas akses terhadap pendanaan internasional dan mendukung prioritas ekonomi Indonesia.

Sebelumnya, Wakil Presiden dan Analis Senior Moody's Ratings, Rachel Chua, menyebutkan peringkat untuk DIM sejalan dengan peringkat utang pemerintah Indonesia.

Saat ini peringkat sovereign Indonesia berada pada posisi Baa2 negatif.

"Peringkat Baa2 dengan outlook negatif untuk Danantara Investment Management sejalan dengan peringkat sovereign Indonesia," kata Chua dalam laporan yang dikutip Rabu (3/6/2026).

>>> Antrean Virtual Ticketmaster Bikin Suporter Carolina Hurricanes Frustrasi

Dukungan ini didasari hubungan kredit yang kuat, termasuk struktur kepemilikan dalam kerangka Danantara, serta harapan akan dukungan luar biasa dari pemerintah yang diberikan tepat waktu.

Moody's memasukkan DIM ke dalam kategori entitas terkait pemerintah atau Government-Related Issuer (GRI). Proses pemeringkatan menggunakan pendekatan top-down.

Penilaian ini lebih didorong oleh faktor keterkaitan perusahaan dengan pemerintah. Peringkat tersebut bukan didasarkan pada kekuatan kredit mandiri DIM.

Hingga saat ini, Moody's belum memberikan Baseline Credit Assessment (BCA) untuk DIM. Hal itu karena perusahaan masih dalam tahap awal pengembangan.

>>> Uber PHK 23% Karyawan Divisi HR untuk Efisiensi

Selain itu, rekam jejak yang dimiliki perusahaan dinilai masih terbatas. DIM juga tercatat belum menjalankan operasi mandiri yang signifikan.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru